KORAN MANDALA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bandung memperkuat pemahaman ideologi dan kapasitas pengurus ranting melalui pendidikan politik yang digelar pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Kegiatan bertajuk Pemahaman Ideologi Partai untuk Penguatan Kapasitas Struktur Pengurus Ranting PDI Perjuangan se-Kota Bandung tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal partai sekaligus mendorong kader agar lebih aktif dalam menjawab persoalan masyarakat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, Andri Gunawan, mengatakan Pancasila harus menjadi landasan bagi seluruh pengurus ranting dalam menjalankan perjuangan politik dan berinteraksi dengan masyarakat.
Menurutnya, kader partai tidak cukup hanya memahami ideologi secara konseptual, tetapi juga harus menerapkannya melalui kepedulian terhadap rakyat kecil, semangat gotong royong, serta tanggung jawab dalam bertindak.
“Hal yang menjadi penting supaya basis ideologi kita Pancasila itu menjadi arah bagi semua pengurus kita untuk melangkah berjuang. Kita ingin membuat kader-kader menjadikan Pancasila bumi sebagai pondasi, nyahaan ka rakyat leutik (sayang kepada rakyat kecil), terbiasa bergotong-royong, serta memiliki kebebasan berpikir dan bertanggung jawab dalam bertindak,” ujar Andri di Bandung.
Andri menilai tantangan perjuangan saat ini bukan lagi melawan penjajahan fisik, melainkan menghadapi kemiskinan dan ketimpangan sosial. Karena itu, kader harus memiliki kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk kesulitan mengakses layanan kesehatan.
“Lawan kita hari ini adalah kemiskinan. Contoh konkret orang berideologi itu, kalau melihat warga miskin takut ke rumah sakit karena tidak punya uang atau tidak tahu ada UHC, ya dikawal, administrasinya dipangbenerin sampai tengah malam di IGD. Jiwa kepekaan dan tanggung jawab lingkungan ini yang mau kita latih,” tegasnya.
Untuk memperkuat pendampingan masyarakat, DPC PDI Perjuangan Kota Bandung telah menginstruksikan seluruh pengurus ranting di tingkat kelurahan membentuk tim advokasi kesehatan dan pendidikan.
Tim tersebut ditugaskan membantu warga yang mengalami kesulitan atau keraguan dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.
“Di kita sudah ada instruksi, semua ranting di level kelurahan harus memiliki tim advokasi kesehatan dan pendidikan. Tugas mereka mengadvokasi warga yang susah, ragu, atau takut mengurus akses layanan kesehatan dan pendidikan,” kata Andri.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pendidikan Politik DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, Robert Kennedy Sihombing, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan program kerja internal bidang organisasi untuk memperkuat konsolidasi serta pemahaman sejarah perjalanan partai di kalangan pengurus ranting.
“Hari ini kita mengumpulkan ketua ranting se-Kota Bandung untuk penguatan pemahaman ideologi dan sejarah perjalanan partai. Pematerinya pun sangat berkompeten, salah satunya Ir. Putu Setiawan, mantan anggota DPR RI sekaligus mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung,” terang Robert.
Robert menyebut pengurus ranting merupakan garda terdepan partai yang berhadapan langsung dengan dinamika sosial masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas diperlukan agar mereka mampu menghadirkan terobosan dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
“Ketua ranting ini garda terdepan PDI Perjuangan. Tantangannya adalah bagaimana melihat kondisi Indonesia, Jawa Barat, dan Kota Bandung saat ini. Pengurus ranting harus solid, mampu memberikan terobosan, serta selalu hadir di tengah masyarakat untuk mengadvokasi persoalan kesehatan, pendidikan, hingga isu-isu kebutuhan pokok warga,” kata Robert.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ketut Sustiawan, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, berharap kader partai tetap berpegang teguh pada ideologi bangsa dan melanjutkan cita-cita perjuangan Bung Karno.
“Mudah-mudahan jika kita bergerak kembali, PDI Perjuangan bangkit lagi seperti dulu, gitu, Bandung ini menjadi sentral gerakan dari zaman Bung Karno, dari waktu PDI, dan kemudian Pemilu-Pemilu 2014 dan seterusnya. Kita rebut lagi kemenangan di Kota Bandung,” pungkasnya.
Ketut juga menyampaikan optimismenya bahwa PDI Perjuangan dapat kembali meraih kemenangan di Kota Bandung pada Pemilu 2029 mendatang.
