ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Polres Purwakarta menggandeng organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk mempercepat penyampaian informasi terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan bersama sekitar 60 perwakilan ormas dan LSM di Ruang Tatag Trawang Tungga Polres Purwakarta, Jumat (9/10/2026).
Pertemuan itu dihadiri Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, Kajari Purwakarta Dr. Yudhi Kurniawan, Kepala Kesbangpol Purwakarta Drs. H. Mohammad Ramdhan, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
ADVERTISEMENT
Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, keterlibatan ormas dan LSM diperlukan untuk membantu menjaga kondusivitas wilayah melalui komunikasi dan penyampaian informasi yang bertanggung jawab.
“Peran ormas dan LSM sangat penting sebagai mitra dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjalin komunikasi dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab,” ujar Tini.
Menurutnya, komunikasi dengan kelompok masyarakat dapat membantu aparat memperoleh informasi mengenai persoalan di lingkungan warga yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan.
Selain itu, koordinasi tersebut diarahkan untuk mencegah kesalahpahaman akibat informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diharapkan memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak memicu keresahan.
Di Purwakarta, terdapat Aliansi Kiansantang serta Forum Ormas dan LSM Kabupaten Purwakarta sebagai wadah koordinasi. Meski demikian, komunikasi dengan aparat tetap terbuka bagi organisasi lain di luar kedua wadah tersebut.
Melalui koordinasi lintas elemen, informasi mengenai persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat disampaikan lebih cepat dan terarah. Dengan demikian, aparat maupun pemerintah dapat mengambil langkah sesuai dengan kondisi di lapangan.
Keterlibatan ormas dan LSM juga diharapkan mendorong masyarakat berperan aktif melaporkan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing, sehingga persoalan dapat ditangani sebelum berkembang lebih luas.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






