ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Taman Pembaharuan di Jalan Baru Purwakarta tak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas.
Di tempat ini, komunitas Sekolah Jalanan Purwakarta menghadirkan kegiatan belajar terbuka untuk menjangkau warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan formal.
Di tengah lalu lalang masyarakat, ruang publik tersebut dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul, berdiskusi, dan berbagi pengetahuan.
ADVERTISEMENT
Skema Anggaran Porprov Purwakarta Rp4 Miliar Berubah, Pengadaan Dialihkan ke Pihak Ketiga
Model pembelajaran ini menjadi salah satu cara komunitas mendekatkan kegiatan pendidikan kepada masyarakat di luar lingkungan sekolah konvensional.
Founder Sekolah Jalanan Purwakarta, Irpan, mengatakan komunitasnya berupaya menjangkau berbagai kalangan, terutama orang-orang yang belum memiliki kesempatan memperoleh pendidikan formal.
“Kami dari Sekolah Jalanan melakukan kegiatan melapak, khususnya untuk pengguna jalan ataupun orang-orang yang memang tidak memiliki akses terhadap sekolah, baik sekolah formal maupun yang lainnya,” ujar Irpan, Kamis (8/10/2026).
Menurut Irpan, kegiatan tersebut rutin digelar seminggu sekali dengan memanfaatkan ruang publik sebagai tempat belajar sekaligus membangun interaksi dengan masyarakat.
Pemilihan ruang terbuka memungkinkan kegiatan berlangsung lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari warga. Pendidikan tidak hanya ditempatkan di dalam kelas, tetapi juga dihadirkan di ruang yang dapat dijangkau masyarakat secara lebih luas.
Irpan menegaskan, Sekolah Jalanan tidak secara khusus dijalankan oleh mahasiswa dari perguruan tinggi tertentu.
Komunitas tersebut bergerak secara kolektif untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bagi warga yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan, kehadiran komunitas seperti ini dapat menjadi ruang alternatif untuk belajar dan bertukar pengetahuan.
Namun, upaya tersebut juga menunjukkan bahwa akses pendidikan masih membutuhkan beragam pendekatan agar dapat menjangkau masyarakat dengan kondisi yang berbeda-beda.
Sekolah Jalanan Purwakarta berharap kegiatan yang mereka lakukan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak warga.
Dengan memanfaatkan ruang publik, komunitas ini berupaya membuka kesempatan belajar bagi masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau oleh pendidikan formal.
Kehadiran Sekolah Jalanan sekaligus memperlihatkan bahwa ruang publik dapat memiliki fungsi lebih luas: bukan hanya tempat masyarakat beraktivitas, tetapi juga ruang untuk berbagi pengetahuan dan membangun kesempatan belajar bersama.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






