KORAN MANDALA – Dua pemuda ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar indekos di Kampung Cijeruk, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (28/9/2026) pagi. Satu pemuda lainnya ditemukan dalam kondisi kritis.
Ketiga pemuda tersebut ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan mulut berbusa. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti kematian dua korban dan kondisi kritis korban lainnya.
Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah seorang perempuan berinisial TR datang ke indekos untuk mengantarkan makanan kepada salah seorang korban, ING atau Ijang Nadi Gunawan (23).
Data Kemiskinan Bandung Tak Akurat, Margin Error Naik Jadi 15,9 Persen
Kapolsek Lembang AKP Bambang Haryono mengatakan, saat tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB, TR mendapati pintu kamar dalam kondisi terkunci dari dalam. Setelah mengetuk pintu berkali-kali namun tidak mendapat respons, TR kemudian meminta bantuan pemilik indekos untuk membuka kamar.
Saat pintu terbuka, TR mendapati tiga pemuda tergeletak dalam kondisi tidak sadarkan diri. Ketiganya yakni Ijang Nadi Gunawan (23), Eji Fauzi (18), dan Dede Rizky (21).
“Pada saat masuk ke dalam kosan, saksi melihat pacarnya yang bernama Ijang, Dede Rizky, dan Eji sudah dalam keadaan mulut berbusa dan tidak sadar,” kata Bambang.
TR kemudian meminta pertolongan kepada pemilik indekos dan warga sekitar. Warga yang datang ke lokasi selanjutnya membantu mengevakuasi para korban.
Dari tiga korban, Dede Rizky masih menunjukkan tanda kehidupan. Ia sempat dibawa ke RSUD Lembang untuk mendapatkan penanganan medis sebelum kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Sementara Ijang Nadi Gunawan dan Eji Fauzi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban satu orang masih hidup dibawa ke RSUD Lembang dan kemudian kami rujuk ke RSHS Bandung. Yang dua orang memang meninggal dunia di tempat,” ujar Bambang.
Kepolisian yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi juga dipasang untuk mengamankan lokasi dan kepentingan penyelidikan.
Namun, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian kedua pemuda tersebut. Kondisi ketiga korban yang ditemukan tidak sadarkan diri dengan mulut berbusa menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dalam kamar indekos tersebut.
Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian dan kondisi korban yang masih menjalani perawatan.
“Betul, tadi pagi kami menerima informasi ada dua orang meninggal dunia di tempat. Awalnya tetangga yang melaporkan kepada kami terkait informasi tersebut,” kata Bambang.
Hingga kini, belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab peristiwa tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian sebelum ketiga pemuda ditemukan tidak sadarkan diri.
