ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta kasus penganiayaan terhadap seorang pengendara motor di kawasan Cimaung, Kabupaten Purwakarta, diproses sesuai hukum
Kasus tersebut menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap pengendara motor beredar di media sosial. Perselisihan yang disebut bermula dari persoalan di jalan itu kemudian berujung pada tindakan kekerasan.
“Setiap orang pasti pernah melakukan kelalaian di jalan raya. Tetapi, kelalaian itu tidak harus dibalas dengan kekerasan, apalagi sampai ada pengancaman dan penggunaan senjata tajam,” ujar Dedi dalam keterangannya, Minggu (27/9/2026).
ADVERTISEMENT
Dedi mengaku prihatin setelah melihat video kejadian tersebut. Ia juga menyoroti kondisi korban dan berharap yang bersangkutan mendapatkan penanganan serta perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, kasus tersebut telah ditangani Satreskrim Polres Purwakarta. Dedi mengapresiasi langkah kepolisian yang telah mengamankan pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
Ia meminta proses hukum tetap berjalan dan tidak dihentikan hanya karena adanya permintaan maaf maupun upaya penyelesaian secara kekeluargaan. Menurutnya, ketika perselisihan di jalan telah berkembang menjadi kekerasan dan penganiayaan, penanganannya harus mengikuti ketentuan hukum.
“Saya minta untuk diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Jangan dibawa untuk berdamai,” ucapnya.
Dedi juga menyampaikan keinginannya bertemu langsung dengan korban untuk mengetahui kondisi korban setelah kejadian. Ia meminta informasi mengenai alamat korban agar dapat bertemu secara langsung.
Kasus tersebut menjadi perhatian karena perselisihan yang bermula dari persoalan di jalan berujung pada dugaan penganiayaan. Dedi menegaskan kelalaian maupun kesalahan saat berkendara tidak dapat menjadi alasan untuk melakukan kekerasan terhadap pengguna jalan lainnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






