KORAN MANDALA –Tidur siang selama sekitar satu jam ternyata dapat membantu memulihkan kemampuan otak untuk bekerja dan menyimpan informasi baru.
dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, berdasarkan temuan penelitian mengenai pengaruh tidur siang terhadap sel saraf otak.
Melalui unggahan di akun Threads pribadinya, dr Adam membagikan penjelasan ilmiah mengenai manfaat tidur siang di sela aktivitas sehari-hari.
“Coba deh sempatkan tidur siang hari ini di sela kesibukan, karena ternyata bisa membuat kemampuan otak kita pulih,” ujar dr Adam Prabata, dikutip Minggu (27/9/2026).
Ia menjelaskan, temuan tersebut merujuk pada penelitian bertajuk A nap can recalibrate homeostatic and associative synaptic plasticity in the human cortex. Penelitian itu membandingkan kondisi orang yang sengaja tidur siang selama sekitar satu jam dengan orang yang tidak tidur siang.
“Jadi ada penelitian yang membandingkan antara orang yang sengaja tidur siang selama sekitar 1 jam, dibandingkan dengan yang tidak tidur siang. Nah, yang dilihat adalah kondisi di otaknya dan ternyata menarik loh,” kata dr Adam.
Menurutnya, setelah tidur siang, kapasitas sel saraf untuk berinteraksi dan membentuk sambungan baru dengan sel saraf lainnya mengalami peningkatan.
“Ternyata setelah tidur siang, kapasitas sel saraf untuk berinteraksi dan membuat ‘sambungan’ baru dengan sel saraf lainnya juga meningkat. Artinya, otak lebih siap untuk bekerja dan menyimpan informasi baru,” ujarnya.
Meski demikian, dr Adam mengingatkan bahwa tidur siang bukan pengganti tidur malam. Manfaat tersebut lebih berkaitan dengan proses pemulihan setelah seseorang menyempatkan diri tidur di sela kesibukan.
“Tapi ingat, efek ini berlaku untuk pemulihan pada orang yang sempat tidur siang di sela-sela pekerjaannya. Ini bukan pengganti untuk tidur malam yang sedikit,” Ungkapnya
