KORAN MANDALA – Beredarnya video di media sosial yang diduga memperlihatkan anggota DPRD Kabupaten Purwakarta berinisial MJ berada di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Subang menuai sorotan publik.
Merespons polemik tersebut, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Purwakarta bergerak melakukan klarifikasi.
MJ dijadwalkan dipanggil untuk memberikan penjelasan secara langsung terkait rekaman yang beredar luas di media sosial dan grup percakapan.
Beras Bansos Purwakarta Tak Habis Disalurkan, Data Penerima Jadi Sorotan
Ketua BK DPRD Kabupaten Purwakarta, H. Moh. Arief Kurniawan
, membenarkan pemanggilan tersebut. Menurutnya, klarifikasi diperlukan sebelum BK menentukan langkah lebih lanjut.
“Hari ini kami mengundang MJ untuk meminta klarifikasi,” ujar Arief, Rabu (9/9/2026).
Langkah BK menjadi penting di tengah derasnya perbincangan publik mengenai video tersebut. Rekaman yang beredar memperlihatkan seorang pria yang disebut sebagai MJ berada di tempat hiburan malam bersama seorang perempuan.
Namun, sejauh ini belum ada keterangan resmi yang memastikan identitas pria dalam video tersebut maupun konteks kejadian yang direkam. Karena itu, BK memilih tidak langsung menarik kesimpulan dan terlebih dahulu meminta keterangan dari anggota dewan yang bersangkutan.
Arief mengatakan pihaknya masih mengedepankan mekanisme pemeriksaan internal. Hasil klarifikasi akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan apakah persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti lebih jauh.
“Nanti kami infokan,” katanya singkat.
Bagi BK, klarifikasi menjadi tahap awal untuk memisahkan antara informasi yang beredar di ruang publik dengan fakta yang sebenarnya terjadi. Terlebih, sebagai anggota DPRD, perilaku personal yang muncul ke ruang publik berpotensi ikut memengaruhi citra lembaga legislatif.
Video tersebut sebelumnya menyebar melalui sejumlah platform media sosial dan grup percakapan. Penyebarannya kemudian memicu beragam tanggapan masyarakat.
Di tengah sorotan itu, perhatian kini tertuju pada hasil pemeriksaan BK. Publik menunggu penjelasan apakah sosok dalam video benar merupakan MJ, kapan dan dalam konteks apa rekaman tersebut dibuat, serta apakah terdapat persoalan etik yang perlu ditindaklanjuti.
Sampai berita ini diterbitkan, MJ belum memberikan keterangan resmi mengenai video yang beredar maupun pemanggilan dirinya oleh BK DPRD Kabupaten Purwakarta.
