ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Telkom University (Tel-U) memperluas kiprahnya di bidang pendidikan dengan resmi membuka Fakultas Kedokteran (FK Tel-U).
Pembukaan fakultas baru tersebut menjadi bagian dari upaya Tel-U merespons perkembangan kebutuhan sektor kesehatan sekaligus menghadirkan pendidikan kedokteran yang terintegrasi dengan teknologi digital.
Fakultas Kedokteran Tel-U resmi dibuka berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 963/B/O/2026. Peresmian berlangsung di Gedung N Kampus Tel-U Bandung, Selasa (1/9/2026).
ADVERTISEMENT
Persib Menang Tipis atas Manila Digger, Maung Bandung Lolos ke Grup E ACL Two 2026/2027
Mengusung tema “The Next Gen Medical Doctor: Mewujudkan Generasi Baru Dokter Indonesia yang Adaptif, Unggul, dan Menjadi Pelopor Kesehatan Digital berbasis Predictive dan Precision Medicine”, FK Tel-U menempatkan teknologi sebagai salah satu bagian penting dalam proses pendidikan calon dokter.
Rektor Tel-U, Prof. Dr. Suyanto, mengatakan kehadiran fakultas tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan dokter dengan kemampuan klinis, tetapi juga tenaga medis yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan pemanfaatan data di bidang kesehatan.
“Lahirnya Fakultas Kedokteran Tel-U adalah wujud nyata komitmen kami dalam mentransformasi pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia. Kami tidak hanya mendidik dokter yang mampu mengobati, tetapi dokter yang mampu berinovasi memanfaatkan teknologi digital, data kesehatan, predictive medicine, dan precision medicine untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Suyanto dalam sambutannya.
Gedung N Jadi Pusat Pendidikan Kedokteran
Untuk menunjang proses pembelajaran, Tel-U menyiapkan Gedung N sebagai fasilitas utama Fakultas Kedokteran. Gedung tiga lantai dengan luas sekitar 5.000 meter persegi tersebut dirancang sebagai pusat kegiatan akademik dan pembelajaran mahasiswa kedokteran.
Sejumlah fasilitas tersedia di dalamnya, mulai dari ruang kuliah, ruang tutorial dan diskusi, OSCE Center untuk simulasi keterampilan klinis, ruang cadaver, ruang instrumen, ruang pimpinan, ruang kemahasiswaan, ruang konseling hingga student lounge.
Tidak hanya ruang pembelajaran, FK Tel-U juga dilengkapi 11 laboratorium untuk mendukung pembelajaran ilmu kedokteran. Laboratorium tersebut meliputi Anatomi Kering, Histologi, Biokimia, Mikrobiologi, Parasitologi, Farmakologi, Patologi Klinik, Patologi Anatomi, Faal, Komputer, serta Laboratorium Kering berbasis simulasi digital.
Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung pembelajaran mahasiswa sejak mempelajari ilmu dasar kedokteran hingga memasuki kompetensi klinis. Pada tahap berikutnya, mahasiswa juga diarahkan memahami perkembangan kesehatan digital, termasuk digital health, predictive medicine, dan precision medicine.
Gandeng Unisba dan RS Otista
Dalam penyelenggaraan pendidikan, FK Tel-U mendapat dukungan dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (Unisba) sebagai fakultas kedokteran pembina.
Tel-U juga menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit dr. R. Soedjati Soemodiardjo (RS Otista) sebagai rumah sakit pendidikan utama.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pendidikan kedokteran, terutama dalam menghubungkan pembelajaran akademik dengan pengalaman klinis mahasiswa.
Kepala Program Pengembangan Universitas sekaligus Ketua Satgas Pendirian FK Tel-U, Lia Yuldinawati, Ph.D., mengatakan fakultas tersebut dirancang sebagai ekosistem pendidikan yang mempertemukan unsur akademik, teknologi, industri, riset, dan layanan kesehatan.
“Kami membangun FK Tel-U bukan sekadar sebagai tempat belajar ilmu kedokteran. Ini adalah laboratorium hidup yang mempersiapkan mahasiswa kami untuk menjadi dokter masa depan, yang kompeten secara klinis, peka secara sosial, dan siap memanfaatkan teknologi di bidang kesehatan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Lia.
Terima Mahasiswa Baru September 2026
FK Tel-U dijadwalkan mulai menerima mahasiswa baru pada September 2026. Dalam penerimaan perdana tersebut, Tel-U menawarkan sejumlah fasilitas pendukung bagi mahasiswa, termasuk beasiswa penuh, perangkat iPad, serta fasilitas asrama.
Melalui pembukaan Fakultas Kedokteran, Tel-U memperluas bidang kontribusinya yang selama ini dikenal kuat pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kehadiran FK Tel-U diharapkan tidak sekadar menambah pilihan pendidikan kedokteran di Indonesia, tetapi juga melahirkan dokter yang mampu memadukan kompetensi medis dengan pemanfaatan teknologi dan data.
Dengan pendekatan tersebut, Tel-U menargetkan lulusan FK Tel-U dapat berperan sebagai tenaga medis yang adaptif terhadap perubahan sekaligus ikut mendorong inovasi dalam menghadapi tantangan kesehatan di tingkat nasional maupun global.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






