KORAN MANDALA – Penataan Terminal Cicaheum memasuki tahap baru. Setelah aktivitas bus AKAP dan AKDP dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang, kini giliran lapak pedagang yang dipastikan tak lagi menghiasi kawasan tersebut.
Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriyadi, mengatakan proses pengosongan lapak sudah rampung. Selanjutnya, kawasan terminal tinggal menunggu pembangunan depo BRT Bandung Raya.
“udah semuanya udah beres,” ujar Asep, Rabu (26/8/2026).
Menurut Asep, sejumlah puing bekas lapak masih terlihat karena proses pembersihan belum seluruhnya selesai. Namun, secara keseluruhan kawasan tersebut sudah ditutup dan dikosongkan.
“Udah selesai semuanya, udah ada penutupan ya alhamdulillah udah beres tinggal menunggu pembangunan depo BRT-nya,” katanya.
Ia menegaskan, setelah perubahan fungsi terminal, tidak akan ada lagi lapak pedagang di kawasan tersebut.
“Nggak ada lapak-lapak lagi buat pedagang, nggak ada. Clear semuanya,” tegasnya.
Sementara itu, seluruh layanan bus telah dialihkan ke Terminal Leuwipanjang. Pemindahan dilakukan seiring dengan rencana pembangunan depo BRT Bandung Raya di Terminal Cicaheum.
pengalihan layanan tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan sebelum nantinya digunakan untuk mendukung operasional BRT Bandung Raya
