ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengarahkan efisiensi anggaran untuk mempercepat pembangunan jalan dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein mengatakan, sejak awal menjabat, dirinya menemukan banyak jalan rusak dan rumah warga miskin yang membutuhkan penanganan.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat lebih mendesak dibandingkan sejumlah kegiatan pemerintahan yang masih dapat dikurangi. Karena itu, Pemkab Purwakarta memangkas sejumlah pengeluaran, termasuk rapat di hotel dan perjalanan dinas.
ADVERTISEMENT
“Jangan lagi rapat di hotel. Uangnya sayang, lebih baik kita gunakan untuk rakyat miskin, membangun rumah warga miskin dan memperbaiki jalan,” ujar Om Zein.
Hasil efisiensi tersebut kemudian dialihkan untuk pembangunan infrastruktur dan perbaikan rumah warga. Pemerintah daerah juga melakukan pendataan terhadap rumah yang membutuhkan penanganan.
Om Zein menyebut, saat dirinya mulai menjabat terdapat sekitar 200 kilometer jalan yang membutuhkan perbaikan. Setelah dilakukan penanganan secara bertahap, kini tersisa sekitar 80 kilometer.
“Dulu ketika pertama saya menjabat, jalan yang harus diperbaiki sekitar 200 kilometer. Sekarang sudah mulai diperbaiki dan sisanya tinggal sekitar 80 kilometer,” katanya.
Pemkab Purwakarta menargetkan sisa jalan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap dalam tiga tahun ke depan.
Selain jalan, ribuan rumah tidak layak huni juga masih membutuhkan perbaikan. Pemerintah daerah berupaya menyediakan anggaran secara bertahap untuk menangani persoalan tersebut.
Om Zein menegaskan efisiensi anggaran dilakukan agar belanja pemerintah lebih banyak memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kalau uangnya kita hemat, uangnya bisa dipakai untuk membangun rumah rakyat miskin dan memperbaiki jalan,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






