KORANMANDALA.COM –Seorang warga Kampung Ciparungsari, Desa Ciparungsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, berinisial D (60), ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Cilamaya, Kamis pagi.
Korban ditemukan dalam kondisi mengapung sekitar pukul 08.30 WIB. Saat ditemukan, tali jala ikan masih terikat pada tangan kiri korban.
D diketahui sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diduga sedang mencari ikan di sekitar aliran Sungai Cilamaya.
KPR Lunas, Sertifikat Belum di Tangan Nasabah BTN Purwakarta
Informasi mengenai penemuan korban kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Polsek Cibatu bersama Kanit Intel Polsek Cibatu AIPTU Budi Basuki mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi.
Petugas berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevakuasi jenazah dari aliran sungai. Setelah berhasil diangkat, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.
Polisi menyebut tidak menemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Jenazah D kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan, personel kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan mengenai warga yang ditemukan meninggal dunia di sungai.
“Ketika menerima informasi adanya warga yang membutuhkan penanganan, personel kami segera mendatangi lokasi. Polri hadir untuk membantu proses penanganan dan memastikan evakuasi berjalan dengan aman,” ujar Tini.
Tini mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, khususnya ketika mencari ikan. Kondisi arus, cuaca, dan medan di sekitar sungai dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika mencari ikan. Perhatikan kondisi arus dan cuaca, serta jangan mengambil risiko apabila kondisi tidak memungkinkan,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kejadian darurat kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
“Jika menemukan kejadian yang membutuhkan pertolongan, segera laporkan kepada petugas. Informasi yang cepat akan membantu proses penanganan dan evakuasi dilakukan sesegera mungkin,” pungkasnya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperhatikan faktor keselamatan saat melakukan aktivitas di sekitar aliran Sungai Cilamaya, terutama dengan mempertimbangkan kondisi arus dan cuaca.
