KORANMANDALA.COM – Di balik ramainya kawasan Alun-Alun Bandung, kondisi area basement justru mendapat sorotan dari sejumlah pengunjung. Area yang menjadi salah satu fasilitas penunjang tersebut dinilai kurang terawat dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Salah seorang pengunjung, Ida (34), warga Bandung, mengeluhkan kondisi basement yang menurutnya terkadang menimbulkan bau tidak sedap. Ia juga menilai kondisi tersebut cukup disayangkan mengingat pengunjung harus membayar biaya parkir ketika menggunakan fasilitas tersebut.
“Kalau ke bawah itu kadang bau pesing, agak kotor. Padahal parkir di sini lumayan juga mahal,” ujar Ida saat ditemui Minggu (9/8/2026)
Senada dengan Ida, pengunjung lainnya, Tiara (26), menyayangkan kondisi basement Alun-Alun Bandung. Menurutnya, tampilan kawasan Alun-Alun Bandung setelah revitalisasi terlihat cukup baik, namun kondisi basement justru memberikan kesan berbeda.
“Menurut saya, alun-alun ketika revitalisasi kelihatannya oke, ya. Tapi pas lihat basement, kesannya kayak kumuh apalagi disana juga banyak para pedagang makanan ,” kata Tiara.
Ia berharap Pemerintah atau pengelola alun alun bandung memperhatikan basement tersebut
”Ya kalau harapan si yah teh tolong diperhatikan ajaa mengingat ini juga fasilitas umum dan kita juga bayar parkir juga ditempat ini” ungkapnya
Keluhan tersebut menjadi sisi lain dari kondisi Alun-Alun Bandung yang selama ini dikenal sebagai salah satu ruang publik dan destinasi yang ramai dikunjungi masyarakat.
