ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Harga telur ayam ras di Pasar Kosambi, Kota Bandung, mengalami kenaikan seiring kembali bergulirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pedagang menyebut kenaikan terjadi secara bertahap sejak awal kegiatan sekolah dimulai.
Berdasarkan pantauan di Pasar Kosambi, harga telur ayam ras kini mencapai Rp27.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp24.000 per kilogram sebelum kegiatan sekolah kembali berlangsung.
” Setalah masuk Pertama Sekolah itu dan MBG bergulir harga telur pun ikut naik sebetulnya naiknya bertahap, sekitar Rp500, terus naik lagi Rp500 sampai sekarang,” ujar Ali saat ditemui di Pasar Kosambi. Selasa (28/7/2026)
Selain telur ayam ras, harga telur puyuh juga mengalami kenaikan dari Rp40.000 menjadi Rp44.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur asin berada di kisaran Rp4.000 per butir, telur bebek Rp3.500 per butir, dan telur kampung Rp35.000 per kilogram.
Menurut Ali, kenaikan harga membuat sebagian pembeli mempertanyakan penyebab harga telur yang terus meningkat. Meski demikian, aktivitas jual beli masih tetap berlangsung.
”Banyak pembeli yang mengeluh dan bertanya kenapa harga telur bisa naik. Ya kami jelaskan memang harga dari sananya juga naik,” katanya.
Ali berharap kondisi perekonomian segera membaik sehingga harga telur kembali stabil dan daya beli masyarakat meningkat.
”Harapannya ekonomi bisa stabil lagi dan masyarakat belanjanya kembali normal. Kalau harga sudah stabil, data beli masyarakat meningkat” tutupnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






