ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Sebuah toko material di Jalan Pahlawan, Kabupaten Purwakarta, diduga menjadi markas operasional jaringan judi online yang beroperasi melalui aplikasi Dazzlive.
Kasus ini memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana aktivitas tersebut diduga dapat berlangsung dalam waktu lama tanpa terungkap.
Sepintas, bangunan itu tak berbeda dengan toko material lainnya. Aktivitas jual beli berlangsung normal dan pemiliknya dikenal ramah oleh warga sekitar. Tidak ada tanda mencolok yang mengarah pada dugaan aktivitas ilegal di balik bangunan tersebut.
ADVERTISEMENT
Namun, tidak semua warga menganggap aktivitas di lokasi itu wajar. Ujang, warga yang tinggal tak jauh dari toko, mengaku telah lama menaruh kecurigaan setelah berulang kali melihat mobil-mobil mewah keluar masuk melalui akses samping bangunan.
“Saya memang dari dulu sudah curiga. Soalnya sering lihat mobil-mobil mewah keluar masuk lewat samping toko. Warga juga sebenarnya pernah ngomongin itu, tapi ya cuma sebatas curiga karena nggak ada yang tahu pasti. Mungkin sekarang baru ada bukti, makanya polisi baru menyelidikinya. Tapi kalau dilihat sehari-hari memang nggak kelihatan ada yang aneh, apalagi pemilik tokonya orangnya ramah, jadi orang nggak kepikiran macam-macam,” kata Ujang.
Meski kecurigaan sempat muncul, tidak ada bukti yang cukup untuk memastikan adanya aktivitas melanggar hukum. Dugaan tersebut baru menguat setelah Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat melakukan penggerebekan dan memasang garis polisi di lokasi.
Pengungkapan kasus ini menunjukkan jaringan judi online diduga mampu menyamarkan operasionalnya dengan memanfaatkan bangunan usaha yang tampak legal. Modus seperti ini membuat aktivitas mereka sulit dikenali masyarakat, bahkan oleh warga yang setiap hari berada di sekitar lokasi.
Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat sebelumnya mengungkap dugaan tindak pidana perjudian online melalui aplikasi Dazzlive. Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan 11 orang sebagai tersangka. Toko material di Jalan Pahlawan, Purwakarta, diduga menjadi salah satu pusat operasional jaringan tersebut dan kini masih menjadi bagian dari proses penyidikan.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyatakan keprihatinannya atas terungkapnya kasus tersebut. Menurutnya, para pelaku sengaja menyamarkan aktivitas agar tidak menimbulkan kecurigaan di lingkungan sekitar.
Sebagai respons, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berencana memperkuat sistem pengawasan lingkungan dengan mengaktifkan kembali ronda malam serta meningkatkan peran RT dan RW dalam memantau aktivitas mencurigakan di wilayah masing-masing.
Meski demikian, pengungkapan kasus ini juga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan selama ini. Pasalnya, jika dugaan markas judi online dapat beroperasi di tengah kawasan pertokoan tanpa terdeteksi dalam waktu yang cukup lama, evaluasi terhadap sistem pengawasan lingkungan dan koordinasi antarlembaga menjadi hal yang sulit dihindari.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






