ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Kerusakan trotoar di Jalan AH Nasution, Kota Bandung, dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu kenyamanan sekaligus membahayakan keselamatan pejalan kaki.
Sejumlah titik trotoar tampak mengalami kerusakan, mulai dari paving bergelombang, permukaan yang tidak rata, hingga berlubang.
Kondisi tersebut terpantau pada Jumat (17/7/2026). Kerusakan di sepanjang jalur pedestrian membuat pejalan kaki harus lebih berhati-hati saat melintas, terutama lansia, anak-anak, maupun warga yang membawa barang.
ADVERTISEMENT
Bahkan, tidak sedikit pejalan kaki yang memilih berjalan di badan jalan karena merasa trotoar sudah tidak nyaman digunakan. Padahal, arus kendaraan di Jalan AH Nasution tergolong padat sehingga kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.
PPDB Bandung 2026 Usai, Sekolah Negeri Penuh, 12 Ribu Siswa masuk Swasta
Salah seorang warga, Daniel (22), mengatakan kerusakan trotoar itu telah berlangsung cukup lama. Hingga kini, menurutnya, belum terlihat adanya upaya perbaikan.
“Kalau lagi jalan di sini harus benar-benar lihat ke bawah. Banyak paving yang naik turun, ada juga yang pecah. Kadang orang jadi milih jalan di pinggir jalan raya karena trotoarnya kurang nyaman dipakai,” ujarnya.
Daniel menilai trotoar seharusnya menjadi fasilitas yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Namun, kondisi saat ini justru memaksa masyarakat lebih waspada, terutama saat malam hari ketika pencahayaan di lokasi terbatas.
Ia berharap Pemerintah Kota Bandung segera melakukan perbaikan agar trotoar kembali layak digunakan.
Menurutnya, perbaikan fasilitas pejalan kaki penting untuk meningkatkan keselamatan dan mendorong masyarakat berjalan kaki tanpa harus mengambil risiko melintas di badan jalan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






