ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Harga cabai rawit hijau atau cengek hijau kembali merangkak naik di sejumlah pasar tradisional Kota Bandung.
Berdasarkan pantauan pada Rabu, 15 Juli 2026, harga komoditas tersebut mencapai Rp50.000 per kilogram di Pasar Gedebage, sementara di Pasar Ujung Berung dibanderol Rp48.000 per kilogram.
Meski selisihnya hanya sekitar Rp2.000 per kilogram, para pedagang mengaku kenaikan harga sudah terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
ADVERTISEMENT
Wakil Wali Kota Bandung Tekankan MPLS Ramah Anak dan Bebas Perundungan
Mereka menilai kondisi tersebut dipicu oleh pasokan dari petani yang belum stabil, sehingga memengaruhi harga jual di tingkat pasar.
Samarun (52), pedagang sayuran di Pasar Gedebage, mengatakan saat ini cengek hijau dijual seharga Rp50.000 per kilogram. Menurutnya, kenaikan harga terjadi karena jumlah pasokan yang masuk ke pasar berkurang.
“Sekarang Rp50 ribu per kilo. Dulu harganya hampir sama dengan pasar lain, tapi sekarang naik lagi. Kalau barang dari petani sedikit, pasti harganya ikut naik,” ujar Samarun.
Hal senada disampaikan Erlina (43), pedagang di Pasar Ujung Berung. Ia menyebut cengek hijau di lapaknya dijual Rp48.000 per kilogram. Meski sedikit lebih murah dibandingkan di Pasar Gedebage, kenaikan harga tetap berdampak pada pola belanja masyarakat.
“Di sini Rp48 ribu per kilo. Sebelumnya harganya hampir sama, sekarang naik sedikit. Pembeli masih ada, cuma biasanya mereka jadi beli lebih sedikit karena menyesuaikan uang belanja,” kata Erlina.
Menurut para pedagang, lonjakan harga belum sampai membuat pembeli menghilang. Namun, banyak konsumen mulai mengurangi jumlah pembelian agar tetap sesuai dengan anggaran belanja harian.
Pedagang berharap pasokan cengek hijau dari sentra produksi segera kembali normal sehingga harga di pasar dapat lebih stabil.
Kondisi tersebut dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus meringankan beban pelaku usaha kecil yang setiap hari bergantung pada komoditas cabai.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






