KORANMANDALA.COM – Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman memberikan tanggapan usai mendapat berbagai masukan terkait pembangunan di Jawa Barat dari masyarakat. Keluhan tersebut disampaikan melalui DPRD Jawa Barat dan dibacakan dalam Rapat Paripurna pada Selasa (14/7/2026).
Salah satunya seperti masukan masyarakat yang disampaikan oleh Anggota Komisi 1 DPRD Jawa Barat Fraksi PKB, M. Sidkon Djampi. Masukan yang disampaikan berupa perbaikan infrastruktur yang lebih merata termasuk irigasi pengairan untuk sawah di Jawa Barat.
Herman mengatakan bahwa pembangunan di Jawa Barat sebetulnya sudah berjalan cukup baik secara prinsipil. Namun hal tersebut juga tidak terlepas dari berbagai catatan. Maka dari itu, ia sangat menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan guna pembangunan di Jawa Barat yang lebih maju.
“Saya kira kita sudah semaksimal mungkin melaksanakan pembangunan di tahun 2025 dan pada prinsipnya kan sudah berjalan dengan baik, tentu dengan berbagai catatan. Saya kira DPRD kan punya fungsi pengawasan, fungsi budgeting dan fungsi legislasi,” kata Herman dalam Rapat Paripurna di DPRD Jabar.
Ia menilai, berbagai masukan itu menjadi bahan evaluasi dan perbaikan pemerintah guna meningkatkan kinerja di tahun ini. Khususnya agar pembangunan lebih efektif termasuk di dalamnya pelayanan publik yang lebih merata.
“Tentu semua masukan baik untuk meningkatkan kinerja pemerintahan di 2026. Apa yang sudah kami lakukan dan sudah optimal di 2025 kita jaga tingkatkan di 2026 dan kekurangan-kekurangannya kita perbaiki. Terutama bagaimana pembangunan efektif, bagaimana pemberdayaan masyarakat juga efektif dan yang tidak kalah penting pelayanan publik,” ucap dia.
Ia menekankan, pembangunan yang lebih baik, maju dan efektif bukan hanya sekedar kiasan semata namun juga harus terimplementasi secara konkret di lapangan. Dimana pembangunan yang dijalankan harus bisa memberdayakan masyarakat guna mewujudkan kemandirian.
Di sisi lain, hal tersebut juga harus dibarengi dengan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah dan optimal bagi masyarakat. Sehingga kemandirian yang wacana diwujudkan tidak hanya menekan masyarakat namun beriringan dibangun bersama dengan sinergitas bersama pemerintah.
“Tentu dengan berbagai indikator pembangunan dan kemudian pemberdayaan agar masyarakatnya mandiri. Semakin mandiri kan semakin baik, karena pembangunan tanggung jawab bersama bukan hanya menekan pemerintah. Dan pelayanan publik harus lebih cepat, lebih baik, lebih murah, lebih ringkas dan lebih aman. Saya kira semua akan kami tindak lanjuti,” pungkas dia.
