KORANMANDALA.COM –Kondisi jembatan penghubung antara kawasan Summarecon Bandung dan Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, memerlukan perhatian.
Sejumlah bagian lantai kayu pada jembatan tersebut tampak mulai aus, sementara konstruksi yang telah lama digunakan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan Koran Mandala di lokasi pada Senin (13/7/2026), jembatan masih dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Arus lalu lintas kini telah kembali diberlakukan dua arah setelah jembatan di sisi sebelahnya kembali beroperasi.
Meski demikian, kondisi lantai kayu di sejumlah titik terlihat mengalami keausan. Beberapa bagian konstruksi juga tampak mulai menua sehingga perlu mendapat perhatian untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Seorang petugas keamanan Summarecon A (34) yang berjaga di sekitar lokasi mengatakan, pengelola pada dasarnya telah berencana melakukan perbaikan jembatan.
Namun, hingga saat ini proses tersebut belum dapat direalisasikan karena masih terdapat sejumlah kendala.
“Pihak Summarecon sebenarnya ingin memperbaiki jembatan ini agar lebih aman digunakan masyarakat. Namun masih ada beberapa kendala dalam prosesnya. Dari informasi yang kami terima, pemerintah juga masih ingin mempertahankan fungsi jembatan ini sehingga untuk sementara masih digunakan seperti sekarang,” ujar petugas keamanan saat ditemui di lokasi.
Hingga berita ini ditulis, kedua jembatan telah dapat digunakan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Meski demikian, kondisi jembatan lama dinilai perlu mendapat evaluasi dan penanganan lebih lanjut mengingat akses tersebut menjadi jalur penghubung penting menuju kawasan Summarecon Bandung dan Masjid Raya Al Jabbar.
Belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Summarecon maupun instansi pemerintah terkait mengenai rencana perbaikan maupun kondisi teknis jembatan tersebut.(Wistia Adi Nurahman)
