ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Minimnya anggaran Pemerintah Kabupaten Garut membuat perbaikan rumah milik Mirnawati (67), seorang janda lansia warga Kampung Cihalimun, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, belum dapat direalisasikan.
Kondisi rumah yang kembali ambruk akibat hujan deras mendapat perhatian Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan.
Yudha kembali mengunjungi kediaman Mirnawati pada Senin (23/6/2026) bersama Camat Cilawu Deni Dermawan, Kepala Desa Sukatani Wahyu Irawan, dan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cilawu, Nandang.
ADVERTISEMENT
“Pada 23 Juni 2026 saya bersama Camat Cilawu Deni Dermawan, Ketua PAC PDI Perjuangan Cilawu Nandang, dan Kepala Desa Wahyu Irawan kembali mengunjungi rumah Ibu Mirnawati di Kampung Cihalimun, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu,” kata Yudha, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, rumah Mirnawati sebelumnya mengalami kerusakan pada bagian atap akibat hujan deras pada Oktober 2025. Namun, pada Minggu (21/6/2026), bagian dapur rumah tersebut kembali ambruk.
“Seperti diketahui, pada Oktober 2025 atap rumah Ibu Mirnawati ambruk karena hujan deras. Kemudian pada Minggu, 21 Juni 2026, bagian dapur rumahnya kembali ambruk,” ujarnya.
Menurut Yudha, Pemerintah Desa Sukatani bersama Pemerintah Kecamatan Cilawu sebenarnya telah mengusulkan perbaikan rumah tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Garut sejak 2025. Namun, usulan itu belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran daerah.
“Sebenarnya pada 2025 Pemerintah Desa Sukatani dan Kecamatan Cilawu sudah mengusulkan perbaikan rumah ke Pemkab Garut. Namun, karena keterbatasan anggaran, perbaikan rumah Ibu Mirnawati belum bisa dilaksanakan,” jelasnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Yudha bersama PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cilawu menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta kepada Kepala Desa Sukatani untuk digunakan dalam perbaikan rumah. Ia juga memastikan akan kembali membantu kebutuhan material bangunan.
“Bersama PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cilawu, saya menitipkan uang sebesar Rp3 juta kepada Pak Wahyu Irawan selaku Kepala Desa Sukatani untuk perbaikan rumah Ibu Mirnawati. Insyaallah kami juga akan membantu bahan bangunan,” katanya.
Selain bantuan pribadi, Yudha mengaku telah berkomunikasi dengan Direktur Utama BPR Garut agar perusahaan daerah tersebut dapat menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu perbaikan rumah Mirnawati.
“Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Cepi selaku Direktur Utama BPR Garut. Insyaallah bank milik Pemkab Garut ini akan mengalokasikan dana CSR untuk perbaikan rumah Ibu Mirnawati,” ujarnya.
Upaya serupa juga dilakukan dengan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut. Menurut Yudha, Baznas telah meninjau langsung kondisi rumah Mirnawati pada Rabu (24/6/2026).
Ia menambahkan, Pemerintah Desa Sukatani bersama warga Kampung Cihalimun berencana bergotong royong memperbaiki rumah tersebut pada Minggu (28/6/2026).
“Insyaallah pada 28 Juni 2026 Pemerintah Desa Sukatani bersama warga Kampung Cihalimun akan melaksanakan perbaikan rumah Ibu Mirnawati,” ucapnya.
Yudha berharap semakin banyak pihak ikut membantu warga yang mengalami musibah serupa. Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Garut mengoptimalkan kolaborasi pendanaan untuk membantu warga yang rumahnya ambruk maupun terdampak kebakaran.
“Semoga banyak pihak yang membantu. Semoga juga Pemkab Garut bisa mengoptimalkan kolaborasi pendanaan bagi warga Garut lainnya yang rumahnya ambruk maupun terbakar,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






