ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan penanganan korban dugaan penyekapan dan kekerasan difokuskan pada pemulihan kondisi fisik dan psikis secara menyeluruh. Ia menyebut korban masih menunjukkan semangat yang sangat luar biasa untuk pulih, sehingga perlu perlindungan dan pembatasan interaksi dari luar.
“Yang membuat kami bahagia, korban masih memiliki semangat yang sangat luar biasa. Tadi kami sudah berbicara dengan keluarga agar tidak ada lagi yang menjenguk korban selain keluarga inti. Ini untuk mempercepat pemulihan psikis dan mental,” ujarnya di RSHS Bandung Senin (22/6/2026)
Pendampingan Pemerintah dan Kepolisian
Pendampingan jangka panjang juga akan disiapkan agar korban dapat kembali menjalani aktivitas secara mandiri setelah masa pemulihan.
ADVERTISEMENT
Erwan menegaskan koordinasi dengan kepolisian juga terus dilakukan untuk mempercepat penangkapan pelaku dugaan penyekapan tersebut.
“Kami mendorong agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Imbauan Terkait Media Sosial
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengunggah atau menyebarkan kondisi korban maupun pelaku di media sosial. Menurutnya, hal tersebut dapat mengganggu proses penyidikan dan berpotensi menghambat penangkapan pelaku.
“Kami mohon masyarakat untuk tidak menyebarkan kondisi korban maupun pelaku di media sosial karena bisa mengganggu proses penangkapan,” katanya.
Erwan menambahkan, aparat kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan meminta dukungan publik agar proses hukum berjalan lancar.
Harapan Pemulihan
Pihak keluarga disebut berharap kondisi korban dapat pulih secara optimal, meski tidak dapat kembali sepenuhnya seperti semula. Fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas mental dan memberikan ruang aman bagi proses pemulihan.
“Yang paling penting sekarang adalah mengembalikan kondisi korban, baik fisik maupun psikisnya,” tutupnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






