KORANMANDALA.COM – Persigar Garut kembali menunjukkan taringnya di pentas nasional. Meski hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persepam Pamekasan, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Laskar Domba Garut melaju ke Babak 16 Besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
Laga sengit yang berlangsung di Stadion Cakrawala Universitas Negeri Malang, Kota Malang, Selasa (16/6/2026), menjadi momen penting bagi Persigar. Menghadapi Persepam Pamekasan yang berstatus juara Jawa Timur, tim asal Garut mampu tampil disiplin dan mengamankan hasil yang dibutuhkan untuk menjaga asa menuju kasta yang lebih tinggi.
Kebahagiaan atas keberhasilan tersebut turut dirasakan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang hadir langsung menyaksikan perjuangan para pemain di stadion. Orang nomor satu di Kabupaten Garut itu memberikan apresiasi tinggi atas semangat juang yang ditunjukkan skuad Persigar sepanjang pertandingan.
Libur Panjang Meledak! Penumpang Kereta dari Bandung Tembus 122 Persen
“Saya mengapresiasi kepada Tim Persigar yang telah berjuang dengan sangat gigih. Meskipun hasilnya seri, tapi ini sudah cukup baik dan membuktikan bahwa kita mampu lolos ke putaran 16 besar. Terus semangat, karena perjuangan belum selesai,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Menurutnya, keberhasilan Persigar menembus 16 besar merupakan pencapaian yang patut dibanggakan seluruh masyarakat Garut. Ia berharap para pemain tetap menjaga fokus karena tantangan yang lebih berat sudah menanti di babak berikutnya.
Rudy Gunawan Disebut Punya Peran Besar
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syakur juga memberikan penghargaan khusus kepada Ketua Umum Persigar, Rudy Gunawan, yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan tim hingga mampu bersaing di level nasional.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Persigar, Bapak Rudy Gunawan. Saya yakin pengorbanan beliau sangat banyak sekali, baik moril maupun materil. Semoga menjadi amal kebaikan untuk beliau, begitu pula untuk pelatih, manajer, atlet, dan seluruh official yang telah berjuang selama ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Persigar Rudy Gunawan menyebut dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Garut, KONI, dan Dispora menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk terus berjuang.
Menurut Rudy, keberhasilan menahan imbang Persepam menjadi modal berharga menghadapi babak selanjutnya.
“Insya Allah kita di 16 besar dan menuju 8 besar. Hari ini kita melawan tim yang sangat tangguh, yaitu Persepam yang merupakan juara Jawa Timur, dan kita mampu menahan imbang mereka. Ini menjadi modal penting seperti yang disampaikan Pak Bupati,” tegas Rudy.
Persigar Langsung Tancap Gas Siapkan Babak 16 Besar
Tak ingin larut dalam euforia kelolosan, tim pelatih Persigar langsung bergerak cepat menyusun program menghadapi Babak 16 Besar. Pelatih Persigar, Asep Angga, mengatakan fokus utama saat ini adalah memulihkan kondisi fisik pemain setelah menjalani pertandingan yang menguras tenaga.
Selain recovery, tim pelatih juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skema permainan agar Persigar tampil lebih matang saat menghadapi lawan berikutnya.
Asep mengungkapkan, waktu persiapan yang dimiliki tim sangat terbatas. Babak 16 Besar dijadwalkan berlangsung pada 20-21 Juni 2026 dan kemungkinan besar dipusatkan di Solo, Jawa Tengah.
“Kita hanya memiliki waktu sekitar tiga hari. Informasi terakhir, putaran 16 besar akan digelar di Solo. Dengan dukungan luar biasa dari seluruh stakeholder dan masyarakat Garut, kami semakin percaya diri dan akan berjuang semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama Kabupaten Garut,” pungkas Asep Angga.
Keberhasilan menembus 16 besar menjadi bukti bahwa Persigar bukan sekadar peserta di Liga 4 Nasional. Kini, harapan masyarakat Garut semakin besar agar Laskar Domba Garut mampu melanjutkan kejutan dan membuka jalan menuju babak 8 besar.
