KORANMANDALA.COM –Sertifikasi profesi dinilai semakin krusial dalam dunia jasa, terutama di sektor teknologi dan perbaikan perangkat digital. Hal itu mengemuka dalam kegiatan sertifikasi yang digelar oleh DPD Tespoin Bandung bersama DPW Tespoin Jawa Barat, yang berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP Kemenaker).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kompetensi para teknisi handphone di Jawa Barat agar memiliki standar keahlian yang diakui secara resmi.
Ketua pelaksana kegiatan dari Tespoin Jawa Barat, yang diwakili oleh Mang Egon dan Mang Lutfi, menegaskan bahwa sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendasar di tengah ketatnya persaingan industri jasa perbaikan perangkat digital.
“Di era sekarang, teknisi tidak cukup hanya bisa memperbaiki. Harus ada standar, etika, dan pengakuan kompetensi yang jelas. Sertifikasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan itu,” ujarnya
Soni Daniswara: Sertifikasi Jadi Fondasi Profesionalisme Teknisi
Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua Umum Tespoin Indonesia sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Soni Daniswara, menekankan pentingnya sertifikasi profesi bagi para teknisi handphone di Jawa Barat.
Ia menilai, sektor jasa memiliki karakter unik karena yang dijual bukan barang, melainkan kepercayaan pelanggan. Karena itu, sertifikasi menjadi bukti konkret bahwa seorang teknisi benar-benar memiliki kompetensi yang terukur.
“Sertifikasi profesi ini penting karena masyarakat butuh kepastian. Teknisi yang bersertifikat berarti sudah melalui standar uji kompetensi, bukan sekadar klaim kemampuan,” tegasnya.
Soni juga mendorong agar Tespoin terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah serta menggelar kegiatan serupa di berbagai daerah di Jawa Barat, sehingga pemerataan kompetensi teknisi bisa tercapai.
4 Alasan Sertifikasi Jadi Vital di Dunia Jasa
Dalam pemaparannya, sertifikasi profesi disebut memiliki empat peran penting. Pertama, menjadi bukti nyata kompetensi, bukan sekadar pengakuan lisan. Kedua, menjaga standar kualitas layanan agar konsumen mendapatkan pengalaman yang konsisten.
Ketiga, melindungi konsumen sekaligus penyedia jasa melalui standar operasional dan etika kerja yang jelas. Keempat, membuka peluang ekonomi lebih luas, termasuk peningkatan nilai jasa dan akses ke pasar yang lebih profesional di era digital dan persaingan global.
Kolaborasi Industri dan Dukungan Sponsor
Kegiatan sertifikasi ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak industri yang selama ini bergerak di ekosistem perbaikan perangkat elektronik, seperti Braderpart, Borneo Schematic, OG, Metrix Flashet, dan Gadget Doc.
Kehadiran para sponsor tersebut dinilai memperkuat ekosistem teknisi ponsel di Jawa Barat agar semakin siap bersaing di era transformasi digital.
Dengan adanya sertifikasi ini, Tespoin berharap lahir lebih banyak teknisi profesional yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan standar layanan yang diakui secara nasional.
