KORANMANDALA.COM – Jurnalis Hukum Bandung (JHB) menggelar kegiatan touring dan silaturahmi ke Kampung Wisata Ciherang, Kabupaten Sumedang, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang dimulai dari kawasan Jatinangor tersebut tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan menjaga soliditas organisasi di tengah padatnya aktivitas peliputan.
Perjalanan menuju Kampung Wisata Ciherang ditempuh melalui jalur perbukitan Tanjungsari yang menyuguhkan panorama alam khas pedesaan. Hamparan pepohonan hijau, lahan pertanian warga, serta udara pegunungan yang sejuk menjadi teman perjalanan rombongan hingga tiba di lokasi wisata.
Destinasi Alam di Tengah Hutan Pinus
Setibanya di lokasi, para peserta disambut suasana alam yang masih asri. Kampung Wisata Ciherang berada di kawasan hutan produksi Perhutani yang dikelola sebagai destinasi wisata berbasis alam oleh masyarakat setempat.
Kawasan ini dikenal memiliki hutan pinus yang rindang, aliran sungai alami, area terbuka hijau, serta panorama perbukitan yang menjadi daya tarik wisatawan. Selain itu, tersedia berbagai fasilitas pendukung seperti area camping ground, jalur trekking ringan, gazebo, wahana permainan keluarga, hingga spot fotografi berlatar alam.
Keindahan dan kelestarian lingkungan yang masih terjaga menjadikan Kampung Wisata Ciherang sebagai salah satu tujuan favorit wisata keluarga, komunitas, maupun pecinta alam di Kabupaten Sumedang.
Momentum Memperkuat Kebersamaan
Ketua Jurnalis Hukum Bandung, Suyono, mengatakan kegiatan touring sengaja dirancang sebagai ruang kebersamaan bagi para anggota di luar rutinitas pekerjaan.
“Di lapangan kami sering bertemu dalam berbagai tugas peliputan. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antaranggota bisa semakin dekat. Komunikasi yang baik menjadi modal penting dalam organisasi,” ujarnya.
Menurutnya, profesi jurnalis memiliki tingkat mobilitas dan tekanan kerja yang cukup tinggi sehingga diperlukan kegiatan yang dapat mempererat hubungan antaranggota sekaligus menjaga kekompakan organisasi.
Senada dengan itu, Sekretaris JHB, Yedi Supriadi, menilai kegiatan luar ruang seperti touring menjadi sarana efektif untuk memperkuat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan di antara anggota.
Selama berada di lokasi, para peserta memanfaatkan waktu dengan berbagai aktivitas, mulai dari menyusuri aliran sungai, menikmati suasana hutan pinus, berburu foto lanskap, hingga berdiskusi santai mengenai berbagai isu yang berkembang.
Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan. Anggota senior maupun anggota yang baru bergabung berbaur tanpa sekat, menciptakan kebersamaan yang sederhana namun bermakna.
Wisata yang Menggerakkan Ekonomi Warga
Selain menawarkan keindahan alam, Kampung Wisata Ciherang juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran wisatawan membuka peluang usaha bagi warga melalui warung makan, kios jajanan, penyewaan perlengkapan berkemah, hingga jasa pemandu wisata.
Pengelola kawasan wisata, Arifin, mengatakan pihaknya terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.
“Kami ingin wisata ini tetap menjadi tempat yang nyaman untuk semua pengunjung. Alam harus dijaga karena itulah daya tarik utama Kampung Ciherang,” ujarnya.
Menurutnya, keberlangsungan destinasi wisata sangat bergantung pada keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan kualitas pelayanan kepada wisatawan.
Dukungan Bank BJB dan Harapan Organisasi
Kegiatan touring JHB kali ini turut mendapat dukungan dari Bank BJB yang selama ini menjalin hubungan baik dengan komunitas jurnalis di Jawa Barat.
Penasehat JHB, Alif Nur Anhar, mengapresiasi seluruh anggota dan mitra yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, organisasi yang sehat tidak hanya dibangun melalui program kerja dan rapat rutin, tetapi juga melalui momen kebersamaan yang mampu memperkuat rasa saling percaya antaranggota.
“Soliditas tidak lahir begitu saja. Ia harus dirawat melalui komunikasi, kebersamaan, dan rasa saling menghargai. Touring seperti ini menjadi salah satu cara untuk menjaga itu semua,” katanya.
Menjelang sore hari, rombongan kembali ke Bandung setelah menghabiskan waktu bersama di kawasan wisata tersebut. Sebelum pulang, sejumlah anggota juga membeli makanan dan oleh-oleh dari pedagang sekitar sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal.
Melalui kegiatan ini, JHB berharap kebersamaan yang terjalin di luar ruang kerja dapat semakin memperkuat solidaritas organisasi sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pengembangan destinasi wisata dan perekonomian masyarakat setempat.
