Daerah

BPS RI Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 di Garut

KORANMANDALA.COM –Badan Pusat Statistik (BPS) RI menggelar sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama sejumlah pejabat pusat dan daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota DPR RI Komisi X Ferdiansyah, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini, Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati, jajaran Forkopimda, akademisi, serta perwakilan asosiasi pelaku usaha di Kabupaten Garut.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi atas perhatian BPS RI dan DPR RI terhadap Kabupaten Garut. Ia menegaskan, ketersediaan data ekonomi yang akurat dan mutakhir menjadi kebutuhan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

Kurir Sabu Diciduk di Garut, Polisi Amankan Ratusan Paket Siap Edar

“Selama ini, salah satu tantangan di Garut ada pada sektor ekonomi. Karena itu, kami membutuhkan data yang lengkap, komprehensif, dan sesuai dengan kondisi lapangan saat ini,” ujar Syakur.

Menurutnya, hasil SE2026 akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran. Ia juga berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan literasi statistik masyarakat, sehingga data dipahami sebagai landasan utama dalam perencanaan pembangunan.

Sementara itu, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Pihaknya mendorong partisipasi aktif pelaku usaha agar pendataan berjalan optimal.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha di Kabupaten Garut, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan SE2026. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran,” kata Amalia.

Sebagai bentuk komitmen, kegiatan sosialisasi ditandai dengan pengisian kuesioner secara daring oleh pelaku usaha. Langkah ini menunjukkan kesiapan sektor swasta dalam mendukung transparansi dan keterbukaan data ekonomi.

Anggota DPR RI Komisi X Ferdiansyah menambahkan, sosialisasi ini bertujuan membangun pemahaman dan sinergi lintas sektor melalui pendekatan komunikasi, koordinasi, dan diplomasi. Ia menilai kolaborasi antara BPS dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan sensus.

“Partisipasi pelaku usaha sangat penting untuk menghasilkan data yang berkualitas. Sosialisasi ini harus mampu menjelaskan urgensi, cakupan, dan mekanisme SE2026 secara menyeluruh,” ujar Ferdiansyah.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Garut diharapkan mampu menghasilkan basis data yang kuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

KoranMandala.com

Published by

Recent Posts

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

1 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

2 jam ago

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

13 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

13 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

14 jam ago

“Belum Ada Capaian Bermakna”, Kritik Massa Bandung untuk Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…

15 jam ago