ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –SDN 4 Pataruman, Kecamatan Tarogong Kidul, kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Garut tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi ditutup di Aula Komplek Yayasan Al-Musadaddiyah, Jalan Mayor Syamsu, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (16/4/2026).
Dalam kompetisi tersebut, posisi Juara 2 diraih SD Yos Sudarso dari Kecamatan Garut Kota, sementara Juara 3 ditempati SDN 3 Banjarwangi dari Kecamatan Banjarwangi.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, yang hadir dalam kegiatan itu menegaskan bahwa LCC bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam aspek literasi dan numerasi.
ADVERTISEMENT
Pemkab Garut Tegaskan Komitmen Ciptakan SDM Unggul Lewat Pelatihan Kerja
“Kegiatan ini diharapkan mendorong sekolah untuk lebih serius mempersiapkan siswanya, sehingga kualitas literasi dan numerasi dapat terus meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Garut akan melakukan evaluasi terhadap sistem kompetisi agar jangkauan peserta semakin luas. Selain itu, pemerintah juga berencana menghadirkan kompetisi serupa bagi para guru.
“Kualitas siswa tidak terlepas dari peran guru. Karena itu, ke depan kompetensi guru juga perlu terus ditingkatkan,” katanya.
Bupati juga menekankan pentingnya setiap kegiatan berskala besar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kegiatan yang melibatkan banyak peserta dari berbagai kecamatan harus mampu mendorong perputaran ekonomi di masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ai Sadidah, menjelaskan bahwa LCC tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 42 kecamatan yang dibagi ke dalam tiga wilayah, yakni utara, tengah, dan selatan.
“Setiap wilayah menjalani tiga putaran penyisihan untuk menentukan peserta yang melaju ke semifinal hingga final,” jelasnya.
Ia menambahkan, konsep LCC tahun ini difokuskan pada penguatan literasi dan numerasi. Ke depan, Dinas Pendidikan juga akan menggelar Lomba Cepat Tepat (LCT) yang lebih menitikberatkan pada kemampuan matematika.
Menurut Ai, kemampuan para peserta dalam menjawab soal menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan. Ia berharap capaian para finalis dapat menjadi motivasi bagi sekolah lain.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi sekolah lain untuk mempersiapkan siswa sejak dini, mengingat LCC merupakan agenda tahunan,” katanya.
Kepala SDN 4 Pataruman, Ariana, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan hasil persiapan yang telah dilakukan sejak awal tahun.
“Kami sudah melakukan persiapan sejak Januari melalui proses seleksi dan pembinaan siswa,” ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan pada ajang berikutnya, sekaligus menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






