ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Fenomena dugaan praktik meminta uang berkedok sedekah di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Bandung kembali menjadi sorotan publik. Keluhan ini ramai diperbincangkan setelah diunggah oleh akun media sosial @bandungseruu pada Jumat (27/3/2026).
Dalam unggahannya, disebutkan bahwa aktivitas ziarah yang seharusnya berlangsung tenang dan penuh kekhusyukan justru terganggu oleh keberadaan oknum yang meminta uang kepada para peziarah.
“Ziarah yang seharusnya jadi momen tenang dan penuh doa, malah diwarnai hal yang bikin nggak nyaman.” tulis unggahan akun tersebut
ADVERTISEMENT
Fenomena ‘minta sedekah’ di TPU ini ternyata bukan hal baru dari tahun ke tahun, masih terus terjadi tanpa perubahan berarti. Buat sebagian orang mungkin dianggap biasa, tapi nggak sedikit juga peziarah yang merasa resah.
Unggahan itu pun langsung dibanjiri berbagai tanggapan dari warganet, khususnya mereka yang mengaku pernah mengalami kejadian serupa saat berziarah di TPU.
Salah satu peziarah mengungkapkan keresahannya dan meminta pihak berwenang segera mengambil tindakan.
“Tolong kepada pihak berwenang agar dapat menertibkan orang-orang yang selalu memaksa meminta-minta, dari yang balita sampai yang manula, seperti yang sudah terlatih meminta. Tolong ditertibkan.”
Keluhan serupa juga disampaikan peziarah lainnya yang merasa tidak nyaman karena didatangi secara berkelompok.
“Pas abis ziarah ke makam suaminya bibi, aku dan keluarga diserbu sama tukang minta yang termasuk ibu-ibu dan bocah. Untuk pengelola dan pihak berwajib mohon supaya ditertibkan dan diarahkan para peminta tersebut.”
Bahkan, ada juga yang menilai praktik tersebut sudah mengarah pada pungutan liar karena dilakukan secara terus-menerus dan terkesan memaksa.
“Tolong itu pungli dari warga sekitar makam ditertibkan, nggak nyaman tiap ziarah didekati, dikerumunin, dimintain uang oleh mereka. Yang tadinya pengen khusyuk mendoakan jadi terbawa kesel lihat mereka sudah nyamperin rame. Mana banyak anak kecil juga disuruh minta.”
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola TPU maupun instansi terkait mengenai fenomena tersebut. Namun, banyak masyarakat berharap adanya penertiban agar aktivitas ziarah dapat kembali berlangsung dengan aman dan nyaman.
Fenomena ini pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, apakah praktik tersebut masih dalam batas wajar sebagai bentuk sedekah, atau sudah perlu ditindak tegas oleh pihak berwenang.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






