ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengklaim terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama periode libur Lebaran 2026. Namun, di balik klaim tersebut, data rinci terkait jumlah kejadian belum diungkap ke publik.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyebutkan bahwa jumlah kecelakaan menurun sebesar 5,75 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Peristiwa kecelakaannya itu turun 5,75 persen,” ujar Agus, Kamis (26/3/2026).
ADVERTISEMENT
Lawan Arus dan Kabur Usai Tabrak Pengendara, Satlantas Polres Bogor Tangkap Pelaku Kecelakaan Maut
Meski angka persentase penurunan disampaikan, Korlantas tidak memaparkan jumlah pasti kecelakaan yang terjadi, baik pada Lebaran tahun ini maupun sebagai pembanding tahun sebelumnya. Ketiadaan data absolut ini memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana signifikansi penurunan tersebut.
Agus menilai penurunan angka kecelakaan dipengaruhi oleh meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, serta penerapan strategi pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026.
Namun demikian, klaim tersebut belum sepenuhnya menjawab kondisi di lapangan. Sejumlah laporan di berbagai daerah masih menunjukkan terjadinya kepadatan arus dan potensi pelanggaran lalu lintas, yang berkontribusi terhadap risiko kecelakaan.
Tanpa keterbukaan data yang komprehensif, termasuk lokasi rawan, jenis kecelakaan, serta faktor penyebab, klaim penurunan angka kecelakaan dinilai belum memberikan gambaran utuh kepada publik.
Situasi ini menegaskan pentingnya transparansi data sebagai dasar evaluasi, agar penanganan keselamatan lalu lintas tidak hanya berhenti pada angka persentase semata.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






