KORANMANDALA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi melepas keberangkatan 259 peserta mudik gratis tahun 2026/1447 H. Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung M. Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa (17/3/2026).
Pada program yang diadakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung ini, sebanyak 259 pemudik diberangkatkan ke berbagai daerah di Pulau Jawa menggunakan 5 unit bus.
Rinciannya, 2 unit bus tujuan Yogyakarta via jalur utara (50 orang) dan jalur selatan (50 orang), 1 unit bus tujuan Surabaya (50 orang), 1 unit bus tujuan Cirebon-Kuningan (50 orang), dan 1 unit bus tujuan Tasikmalaya-Banjar (59 orang).
Sembilan Laga Penentu! Ini Jadwal Lengkap Persib Bandung di Penghujung Musim
“Peserta yang paling banyak itu 65% dari para pelajar dan mahasiswa, kemudian diikuti ibu rumah tangga, buruh, guru, dan wiraswasta,” kata Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi.
Guna menjamin keselamatan, Rasdian mengatakan bus yang berangkat telah melalui serangkaian prosedur seperti ramp check dan pengecekan kelengkapan dokumen, dan telah mendapatkan surat laik jalan dari kepolisian. Selain itu, telh dilakukan juga tes kesehatan dan tes urine terhadao pengemudi dan awak bus.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, M. Farhan mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk mendukung mobilitas warga. Menurutnya, mobilitas warga menjadi hal penting untuk mendorong perputaran ekonomi.
“Mereka bekerja di Kota Bandung selama setahun lebih dan kemudian memindahkan sebagian dari pendapatan mereka ke Surabaya, ke kampung halamannya agar ekonomi berputar,” ujar Farhan dalam sambutannya.
Oleh sebab itu, kata dia, budaya mudik tahunan memiliki nilai yang sangat penting bagi ekonomi atau mobilitas ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.
Farhan menyampaikan harapannya agar perjalanan mudik ini berjalan lancar dan para pemudik bisa sampai ke tujuan dengan selamat.
