KORANMANDALA.COM – Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandung memastikan kondisi jamaah umrah asal Bandung yang berada di Arab Saudi tetap aman di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Bandung, Andy Muhammad Arief, mengatakan hingga saat ini aktivitas ibadah jamaah umrah berjalan normal tanpa kendala.
“Secara umum kondisi jamaah umrah Indonesia khususnya dari Kota Bandung dalam keadaan aman dan lancar. Tidak ada kendala dalam pelaksanaan ibadah di sana,” ujarnya saat ditemui di kantor kemenag , Jumat (6/3/2026).
Pemain Persib Bandung yang Kontraknya Habis di Akhir Musim Ini, Ada Kurzawa hingga Frans Putros
Ia menjelaskan, sebagian jamaah umrah asal Bandung bahkan sudah kembali ke Indonesia. Salah satunya sebanyak 37 jamaah dari travel Karya Intak yang telah tiba dengan selamat.
Sementara itu, sejumlah jamaah lainnya masih berada di Arab Saudi karena menjalani program umrah selama Ramadan.
“Masih ada jamaah yang full Ramadan di sana dan sampai saat ini kondisinya juga aman,” katanya.
Di tengah situasi konflik di kawasan Timur Tengah, keberangkatan jamaah umrah dari Kota Bandung juga masih berlangsung. Tercatat sekitar 45 jamaah dijadwalkan berangkat melalui salah satu biro perjalanan pada Sabtu (7/3/2026), serta keberangkatan lainnya pada 16 Maret melalui biro perjalanan berbeda.
Menurut Andy, penerbangan jamaah umrah yang menggunakan maskapai dengan rute langsung ke Arab Saudi masih beroperasi normal.
“Maskapai yang masih melakukan penerbangan langsung untuk jamaah umrah di antaranya Saudi Airlines, Garuda, dan Lion. Selama menggunakan penerbangan direct, keberangkatan dan kepulangan jamaah masih berjalan lancar,” ujarnya.
Namun demikian, pihaknya tetap menyampaikan imbauan dari Kementerian Luar Negeri agar masyarakat mempertimbangkan penundaan keberangkatan apabila eskalasi konflik di kawasan tersebut semakin meningkat.
“Kami sudah mensosialisasikan kepada masyarakat dan travel umrah agar menunda keberangkatan apabila situasi semakin meningkat,” katanya.
Meski demikian, keputusan pemberangkatan tetap berada pada pihak maskapai dan biro perjalanan umrah. Andy menambahkan, jamaah yang berada di Arab Saudi juga mengetahui perkembangan situasi konflik dari berbagai informasi yang beredar. Namun mereka tetap tenang karena kondisi di kota suci masih normal.
“Jamaah juga mengetahui situasi yang terjadi dari media sosial, tetapi mereka tetap tenang karena kondisi di Mekah dan Madinah masih aman dan kegiatan ibadah berjalan seperti biasa,” ujarnya.
Ia juga memastikan pihak Kemenag Kota Bandung terus berkoordinasi dengan Travel Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang berada di daerah untuk memantau kondisi jamaah.
“Kami terus berkoordinasi dengan PPIU di Kota Bandung untuk memastikan kondisi jamaah tetap aman,” pungkasnya.
