KORANMANDALA.COM –Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengimbau Bobotoh agar tidak melakukan sweeping kendaraan menjelang pertandingan Persib vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul tingginya tensi rivalitas dalam laga Persib kontra Persija, yang berpotensi memicu tindakan spontan di lapangan maupun di luar stadion jika tidak dikendalikan.
Rudi menegaskan, tindakan sweeping kendaraan oleh kelompok suporter bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan mencederai iklim sepak bola yang aman.
Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Persib vs Persija, Ruang Media Sosial Diperketat
“Kami mengimbau kepada seluruh Bobotoh agar tidak melakukan sweeping kendaraan. Percayakan sepenuhnya pengamanan kepada aparat kepolisian,” ujar Rudi.
Menurutnya, Polda Jawa Barat telah menyiapkan skema pengamanan terpadu, termasuk penjagaan ketat di pintu-pintu masuk Kota Bandung serta pemantauan jalur transportasi darat dan kereta api untuk memastikan tidak ada suporter tim tamu yang memaksa hadir.
Selain pengamanan fisik, Polda Jabar juga mengintensifkan pengawasan di ruang digital dan media sosial guna mencegah penyebaran ajakan provokatif yang dapat memicu aksi sweeping atau bentrokan.
“Segala bentuk provokasi, baik di lapangan maupun di media sosial, akan kami pantau dan tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Kapolda berharap Bobotoh dapat menunjukkan kedewasaan sebagai suporter besar dengan menjaga kondusivitas dan tidak bertindak di luar koridor hukum.
“Dukung Persib dengan cara yang bermartabat. Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama,” pungkas Rudi.
