ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Satpol PP Kota Bandung mulai memperketat pengawasan terhadap potensi munculnya pedagang kaki lima (PKL) musiman yang kerap memadati pusat-pusat keramaian jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga ketertiban kota selama periode liburan akhir tahun.
“Betul, ini menjadi salah satu prioritas kita. Menjelang Nataru, tidak menutup kemungkinan PKL musiman berdatangan. Kita tetap melakukan imbauan, baik melalui mojang transmas/linmas maupun jajaran pengamanan. Kalau memang PKL tersebut sulit diberikan imbauan, ya kita tertibkan,” kata Bambang.
Satpol PP juga menerjunkan peleton khusus (Tonsus) untuk melakukan penanganan cepat di lapangan apabila terjadi pelanggaran yang memerlukan tindakan langsung. Petugas disiagakan tiga shift hingga malam hari demi memastikan ketertiban dan kenyamanan warga Kota Bandung tetap terjaga.
Menurut Bambang, sejumlah lokasi diprediksi menjadi magnet keramaian saat libur Nataru. Beberapa di antaranya adalah:
•Alun-Alun Kota Bandung
•Jalan Braga
•Kawasan Asia Afrika
•Jalan Merdeka
•Taman Cikapayang
“Tempat-tempat ini menjadi titik perhatian kita. Kita bekerja sama dengan jajaran dinas dan instansi lain,” ujarnya.
Bambang menegaskan upaya menjaga ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan juga masyarakat.
“Bagaimanapun, kewajiban kita bersama adalah menciptakan kenyamanan dan menjaga Bandung tetap kondusif,” tegasnya.
Menjawab pertanyaan mengenai kesiapan petugas dan koordinasi lintas instansi, Bambang menekankan pentingnya dukungan penuh dari jajaran Forkopimda Kota Bandung.
“Oh jelas. Ini nanti akan dibahas bersama Forkopimda. Tanpa dukungan Forkopimda kita berat. Makanya kita selalu berkolaborasi dengan Polrestabes, Kodim, Kejari, jajaran TNI, dan lainnya. Itu kolaborasi penting yang perlu dilakukan,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






