ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Tak sekadar mencetak hafiz Al-Qur’an, Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung kini menghadirkan kurikulum Super Intensive Class untuk membekali santrinya menjadi generasi Qur’ani, berakhlakul karimah, sekaligus berdaya saing global.
Pengurus Pesantren Tahfizh Daarul Qur’an Bandung Khairul Razi, kurikulum Super Intensive Class lahir dari kesadaran bahwa setiap santri memiliki potensi unik yang harus dikembangkan.
“Kami memahami bahwa manusia adalah khalifah Allah yang memiliki potensi luar biasa. Maka kami buat sistem pembelajaran yang bisa mengasah potensi mereka secara maksimal,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Pesantren Daarul Qur’an Bandung Tegaskan Komitmen Anti-Perundungan dan Sistem Pengasuhan 24 Jam
Dalam Super Intensive Class, para santri mendapat program wajib seperti penguatan Bahasa Arab dan Inggris, Ekonomi Bisnis Syariah, serta Tafsir Al-Qur’an bagi yang ingin mendalami ilmu Al-Qur’an lebih lanjut.
Selain itu, ada pula program komplementer seperti Desain Grafis, Silat, dan Jurnalistik, yang disiapkan untuk mengembangkan kreativitas serta keterampilan abad ke-21.
Untuk memperluas jangkauan dan memperkuat citra lembaga, Daarul Qur’an Bandung juga aktif melakukan branding pendidikan melalui berbagai kegiatan seperti school fair, try-out akbar, serta event Hari Santri Nasional.
“Kami juga membangun kolaborasi dengan sekolah dan lembaga lain, serta menjalankan program sosial dan dakwah masyarakat seperti santunan yatim dan bakti sosial,” jelas Khairul.
Selain lewat kegiatan lapangan, Daarul Qur’an Bandung juga memanfaatkan media digital, seperti website resmi, kanal YouTube, dan media sosial, untuk menampilkan kegiatan serta prestasi para santri.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Daarul Qur’an Bandung hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tapi juga pusat dakwah dan pemberdayaan umat,” tandas Khairul
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






