KORANMANDALA.COM –Penyerang Persib Bandung, Andrew Jung menebar ancaman jelang duel panas kontra Persija Jakarta pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu, 10 Mei 2026.
Laga bertajuk “El Clasico Indonesia” itu bakal menjadi pengalaman pertama Jung merasakan tensi rivalitas Persib kontra Persija secara langsung.
Pada pertemuan pertama musim ini, striker asal Prancis tersebut harus menepi akibat cedera. Kini, dalam kondisi fit, Jung siap tampil habis-habisan demi membawa Maung Bandung memburu kemenangan krusial.
Sujana Ingatkan Persib Tak Terpancing Provokasi Persija: Lini Belakang Harus Lebih Solid
Tak main-main, Jung datang dengan modal statistik mengerikan. Dari 17 pertandingan sebagai starter, ia sudah mengoleksi 16 gol, atau rata-rata hampir mencetak satu gol setiap 100 menit bermain.
“Kami bersiap dengan baik. Kami berlatih hari ini dan akan terus mematangkan persiapan sepanjang minggu untuk memenangkan pertandingan. Kami tahu, kami harus memenangkan semua pertandingan,” kata Jung.
Ketajaman Jung musim ini juga sempat dibarengi kritik terhadap performa lini depan Persib. Namun, bomber berpostur jangkung itu memilih membungkam semua komentar lewat kontribusi nyata di lapangan.
“Saya tidak peduli tentang kritik. Sejujurnya, saya tidak suka berbicara tentang statistik. Tapi saya memulai 17 pertandingan dan mencetak 16 gol. Saya mencetak gol hampir setiap 100 menit. Tentu selalu ada ruang untuk menjadi lebih baik, tapi fokus saya hanya pada pertandingan berikutnya,” ucapnya.
Jung juga menegaskan, target Persib saat ini sangat jelas, yakni menyapu bersih seluruh laga tersisa demi mengunci gelar juara musim ini. Karena itu, duel melawan Persija menjadi laga yang tidak boleh gagal dimenangkan.
Meski venue pertandingan dipindahkan ke Samarinda, Jung memastikan ambisi Persib tidak berubah sedikit pun. Ia bahkan mengaku sempat berharap bisa merasakan langsung panasnya atmosfer laga di Jakarta.
Namun bagi Jung, lokasi pertandingan bukan persoalan utama. Yang terpenting adalah membawa pulang tiga poin dan menjaga mimpi juara tetap hidup.
“Kami tahu apa yang harus dilakukan. Jika kami memenangkan semua pertandingan sisa, kami adalah juara. Itu saja,” pungkasnya.
