ADVERTISEMENT
Reaksi suporter Persib pun beragam. Banyak yang mengecam tindakan Van Basty sebagai perilaku tidak pantas bagi seorang pemain profesional.
Di sisi lain, beberapa pendukung Persija juga meminta klub memberi penjelasan resmi kepada publik agar konflik ini tidak makin melebar.
Seluruh kejadian ini kembali menyoroti pentingnya kontrol emosi pemain di luar pertandingan. Suporter pun mengingatkan bahwa sepak bola adalah olahraga yang seharusnya menyatukan, bukan memecah belah.
ADVERTISEMENT
Komdis PSSI Siap Ambil Tindakan Tegas
Komdis PSSI dikenal tidak ragu menjatuhkan hukuman tegas bagi pelanggaran yang dinilai merusak citra kompetisi.
Beberapa kasus sebelumnya menunjukkan bahwa selebrasi provokatif dan pelanggaran etik serupa bisa berujung pada sanksi berat.
Sebagai contoh, gelandang Persib Beckham Putra pernah mendapat larangan bermain dan denda karena dianggap provokatif oleh Komdis PSSI.
Selain itu, sanksi semacam itu dibuat untuk memberi efek jera. Komdis PSSI bisa menaruh Van Basty dalam sorotan jika bukti kuat menunjukkan gesturnya memiliki unsur provokasi atau ofensif.
Sejauh ini, langkah resmi Komdis masih ditunggu oleh publik sepak bola Indonesia.*
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





