KORANMANDALA.COM – Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelayanan Pelanggan Bandung menyatakan kesiapan penuh mendukung stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat, bertepatan dengan kunjungan kerja Listyo Sigit Prabowo ke Kepolisian Daerah Jawa Barat pada Rabu (04/03/2026).
Kunjungan Kapolri dalam rangka Siaga Ramadhan tersebut menjadi momentum sinergi antara PLN dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah, termasuk memastikan suplai listrik tetap andal untuk mendukung aktivitas ibadah dan kegiatan masyarakat selama bulan Ramadhan.
PLN UID Jawa Barat telah menyiapkan langkah strategis melalui pembentukan posko siaga 24 jam, peningkatan kesiapan personel teknik, penguatan sistem distribusi, serta inspeksi menyeluruh pada gardu induk, jaringan distribusi, dan infrastruktur kelistrikan di lokasi-lokasi prioritas seperti masjid, pusat perbelanjaan, fasilitas publik, dan kantor pelayanan kepolisian.
PLN Hadirkan Kebahagiaan Ramadhan melalui Program LUTD Light Up The Dream di Bandung Selatan
Manager UP3 Bandung, Donna Sinatra, menegaskan komitmen kesiapan personel di wilayah Bandung Raya.
“Kami telah menyiapkan tim siaga khusus selama Ramadhan, termasuk pada jam-jam beban puncak saat sahur dan berbuka puasa. Seluruh personel teknik dalam kondisi siap, peralatan pendukung telah dipastikan optimal, serta sistem pengaduan pelanggan siaga 24 jam untuk memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan,” ujar Donna Sinatra.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama aparat keamanan guna memastikan suplai listrik di titik-titik strategis selama kunjungan Kapolri dan rangkaian kegiatan pengamanan Ramadhan berjalan tanpa kendala.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di Jawa Barat dalam kondisi aman dan memiliki cadangan daya yang memadai.
“Daya mampu pasok sistem kelistrikan Jawa Barat berada dalam kondisi cukup dengan cadangan daya yang aman. Kami memastikan tidak hanya kesiapan teknis, tetapi juga kesiapan personel dan sistem digital monitoring agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara dini,” ungkap Sugeng Widodo.
Sugeng juga menekankan bahwa momentum Ramadhan menjadi prioritas utama PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ramadhan adalah momen penting bagi umat Muslim. PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk dan aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar,” tambahnya.
Melalui kesiapsiagaan yang terintegrasi antara PLN dan aparat keamanan, diharapkan masyarakat Jawa Barat dapat menjalani Bulan Suci Ramadhan dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan kelistrikan.
