ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Ketegangan bercampur antusiasme mewarnai suasana nonton bareng (nobar) final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya di Lima Tujuh Coffee, Jalan KPH Hasan Mustopa, Kota Bandung, Kamis (6/8/2026) malam.
Sejak sebelum laga dimulai, puluhan bobotoh telah memadati area outdoor kafe. Seluruh mata tertuju ke layar lebar yang menayangkan pertandingan.
Sorak sorai, tepuk tangan, hingga teriakan dukungan bergema setiap kali Maung Bandung membangun serangan, sementara desahan kecewa terdengar saat peluang gagal dikonversi menjadi gol.
ADVERTISEMENT
Kadin Kota Bandung Buka Tahapan Mukota IX, Pemilihan Ketua Digelar 7 Oktober 2026
Atmosfer semakin memanas memasuki babak kedua. Ketika Persib menciptakan peluang emas, para bobotoh serempak berdiri dari kursi sambil meneriakkan dukungan. Sebaliknya, setiap serangan Persebaya yang mengancam pertahanan Persib membuat penonton menahan napas.
Meski berlangsung dalam tensi tinggi, kegiatan nobar tetap berjalan tertib. Pengunjung dari berbagai kalangan tampak menikmati pertandingan bersama keluarga, sahabat, maupun sesama bobotoh.
Salah seorang bobotoh, Isan (22), mengaku sengaja datang ke Lima Tujuh Coffee untuk merasakan atmosfer pertandingan bersama pendukung Persib lainnya.
“Kalau nonton bareng begini rasanya beda. Deg-degannya benar-benar terasa, apalagi ini final. Pas Persib menyerang semua langsung teriak. Seru pokoknya. Semoga Persib bisa angkat trofi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Agil (23). Menurutnya, laga final selalu menghadirkan tensi yang berbeda dibanding pertandingan biasa.
“Lawan Persebaya pasti tidak mudah. Tadi sempat bikin jantung deg-degan, tapi justru itu yang membuat nobar semakin seru. Atmosfernya ramai, semua kompak mendukung Persib sampai peluit akhir,” katanya.
Antusiasme yang ditunjukkan para bobotoh di Lima Tujuh Coffee menjadi cerminan besarnya dukungan masyarakat Bandung terhadap Persib.
Setiap peluang yang tercipta disambut gemuruh sorakan, sedangkan setiap ancaman dari Persebaya memunculkan rasa cemas yang dirasakan hampir seluruh penonton.
Bagi para bobotoh, nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan bersama. Momen tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus menunjukkan loyalitas kepada Persib dalam perjuangan merebut gelar juara Piala Presiden 2026. (Wistia Adi Nurahman/MG)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





