ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Menjelang Semifinal Piala Presiden 2026, Persib Bandung melawan Persija Jakarta selalu menjadi sorotan pecinta sepak bola Indonesia.
Publik mengenal duel kedua tim sebagai “El Clasico Indonesia” karena setiap pertemuan menghadirkan persaingan sengit, baik dari segi permainan, statistik, maupun rivalitas yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Persib menunjukkan performa yang lebih dominan dalam lima pertemuan terakhir. Maung Bandung berhasil meraih 4 kemenangan dan 1 imbang, sementara Persija belum mampu mencatatkan satu pun kemenangan atas rivalnya.
ADVERTISEMENT
Catatan positif tersebut menjadi modal berharga bagi Persib untuk menghadapi Persija pada Semifinal Piala Presiden 2026.
5 Pertandingan Terakhir Persib vs Persija :
1. 9 Maret 2024 – Liga 1 (Si Jalak Harupat) : Persib 2 – 1 Persija
2. 23 September 2024 – Liga 1 (Si Jalak Harupat) : Persib 2 – 0 Persija
3. 16 Februari 2025 – Liga 1 (Stadion Patriot Candrabhaga) : Persib 2 – 2 Persija
4. 11 Januari 2026 – Liga 1 (Gelora Bandung Lautan Api) : Persib 1 – 0 Persija
5. 10 Mei 2026 – Liga 1 (Stadion Segiri) : Persib 2 – 1 Persija
Persib juga unggul dalam produktivitas gol. Dalam lima pertandingan terakhir melawan Persija, Persib mencetak 9 gol, sedangkan Persija hanya mampu mencetak 4 gol.
David Da Silva merupakan penceta gol terbanyak dalam 5 pertandingan terkahir Persib kontra Persija dengan mendapatkan total 3 gol.
Rata-rata setiap pertandingan menghasilkan dua gol, sehingga laga kedua tim tidak hanya berlangsung ketat, tetapi juga menyajikan permainan yang menarik untuk disaksikan.
Di lini pertahanan, Persib tampil lebih kokoh dengan membukukan 2 cleansheet. Pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan lini belakang Maung Bandung dalam membendung serangan Persija dan menjaga konsistensi permainan.
Kini, Persib dan Persija kembali berhadapan pada babak Semifinal Piala Presiden 2026. Kedua tim akan memperebutkan satu tiket menuju partai final sekaligus menjaga peluang meraih gelar juara.
Meskipun Persib memiliki catatan statistik yang lebih baik, hasil pertandingan tetap akan ditentukan oleh berbagai faktor, seperti kondisi pemain, strategi pelatih, performa di lapangan, serta dukungan penuh dari para suporter. (Raul/MG)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





