ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Persib Bandung menjadikan laga terakhir Grup A Piala Presiden 2026 melawan Tampines Rovers FC sebagai bagian dari pematangan tim sebelum menghadapi kompetisi resmi musim ini, termasuk AFC Champions League Two 2026/2027.
Duel tersebut akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026), pukul 19.30 WIB.
Meski sudah memastikan tiket ke babak semifinal berkat dua kemenangan beruntun atas Arema FC dan DPMM FC, Pelatih Persib Igor Tolic menegaskan timnya tetap memburu penampilan terbaik. Menurutnya, setiap pertandingan menjadi kesempatan penting untuk menjaga ritme permainan sekaligus mengevaluasi perkembangan tim.
ADVERTISEMENT
Persib Matangkan Persiapan Menuju AFC Champions League Two, Peralta Mulai Join
Tolic memastikan mayoritas pemain berada dalam kondisi siap tampil. Hanya bek muda Dion Markx yang dipastikan absen karena masih menjalani pemulihan cedera.
“Hanya Dion yang absen, sepertinya butuh waktu sekitar 10 hari. Pemain lainnya merasa pegal-pegal akibat pertandingan sebelumnya, tetapi saya pikir semua orang akan siap untuk besok,” ujar Tolic di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (30/7/2026).
Pelatih asal Kroasia itu juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan Tampines Rovers. Menurutnya, wakil Singapura tersebut memiliki organisasi permainan yang baik dan mampu membangun serangan dengan rapi dari lini belakang hingga lini depan.
“Mereka ingin membangun serangan dari lini ke lini. Mereka tahu apa yang harus dilakukan. Saya pikir ini tim yang sangat bagus di musim lalu, pelatihnya sangat bagus, timnya sangat bagus. Saya menyukai cara mereka bermain,” katanya.
Bagi Persib, pertandingan ini bukan sekadar penentu posisi akhir di fase grup. Laga tersebut juga menjadi ajang mengasah chemistry antarpemain, menguji berbagai skema permainan, serta meningkatkan kesiapan fisik dan taktik sebelum memasuki fase gugur Piala Presiden dan menghadapi ketatnya persaingan di AFC Champions League Two.
Di sisi lain, Tampines Rovers datang dengan ambisi memberikan perlawanan maksimal. Pelatih Nazri Nasir menegaskan timnya tidak akan mengubah identitas permainan meski harus menghadapi juara Super League di hadapan puluhan ribu Bobotoh.
“Kami tahu Persib adalah tim besar dengan dukungan suporter yang luar biasa di rumah mereka sendiri. Namun, kami datang ke sini bukan sekadar untuk menjadi pelengkap. Kami ingin menerapkan gaya permainan kami sendiri, menguasai bola, dan menunjukkan keberanian dalam membangun serangan dari belakang. Ini adalah ujian yang sangat bagus bagi proses perkembangan tim kami sebelum melangkah lebih jauh,” ujar Nazri.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT





