“Kejadian di Paskal 23 Bandung, sekitar pukul 3 sore (Sabtu, 21 Oktober 2023),” ungkap Vissi saat dikonfirmasi pada Senin 23 Oktober 2023.
Dia menambahkan, mulanya pelaku menghubungi dirinya melalui pesan langsung (DM) Instagram. Dalam pesan itu, pelaku melontarkan ancaman seperti “ud putus kan lu”, “gelut yu”, hingga “pengen we bunuh orang”.
Setelah itu, pelaku langsung mendatangi Vissi, bahkan pelaku memaksa masuk ke lantai tiga tempat kerjanya. Kemudian, pelaku mengeluarkan pisau lipat yang diarahkan ke lehernya.
ADVERTISEMENT
“Dia (pelaku) menerobos dan memaksa mendatangi di lantai 3. (Pisau lipat) benar-benar menempel leher,” ujarnya.
Pelaku pun dibawa Vissi ke luar ruangan kantor, dan serangan bertubi-tubi terjadi. Vissi bercerita, ia berupaya menahan serangan pisau hingga tonjokan.
Akibat kejadian itu, sejumlah bagian tubuh Vissi mengalami luka, dia pun khawatir kejadian itu dialami oleh korban lainnya. Vissi mengaku telah membuat laporan atas kejadian ini ke pihak kepolisian.
Terpisah, Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari korban Vissi. Saat ini, polisi sedang melakukan rangkaian penyelidikan atas kasus itu.
“Laporan hari Sabtu tanggal 21. Sekarang anggota masih melakukan penyelidikan dan penyidikan,” kata Budi. (zad/ekp)
Page: 1 2
KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…
KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…
KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…