ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Polisi berhasil menggagalkan aksi sekelompok geng motor yang diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Minggu (23/11/2025) dini hari.
Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengemukakan, gagalnya aksi tawuran ini berawal saat anggota yang tengah berpatroli rutin mencurigai gerak-gerik sekelompok remaja di wilayah Antapani.
“Situasi bermula ketika Tim Prabu mendapati sekelompok remaja berkumpul secara mencurigakan. Melihat kedatangan petugas, kelompok tersebut langsung melarikan diri,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Bongkar Kasus Curanmor, Polrestabes Bandung Amankan 28 Motor
Petugas yang menilai gerak-gerik mereka mengarah pada rencana tawuran, segera melakukan penyisiran di jalur pelarian. Dalam penyisiran itu, petugas menemukan sekitar 15 orang yang diduga sempat membuang tongkat besi ke dalam selokan untuk menghilangkan barang bukti.
Tak lama setelah itu, muncul iring-iringan sekitar 20 sepeda motor dari arah Cicadas menuju lokasi yang sama. Petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap lima remaja beserta dua kendaraan, yakni Honda Beat hitam dan Suzuki GSX.
“Kelompok ini diduga kuat membawa senjata tajam yang kemudian dibuang di sekitar jalan. Namun, saat penyisiran lanjutan, senjata tersebut tidak ditemukan,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan dari para remaja yang diamankan, kelompok ini teridentifikasi sebagai Albatros.
“Kelompok ini diketahui sering terlibat aksi membawa senjata tajam dan memicu keributan,” ungkap Budi.
Di momen hampir bersamaan, warga melaporkan adanya korban pembacokan yang diduga terkait dengan aksi tawuran tersebut. Korban diidentifikasi bernama Raissa Bagus Ascharya (22), seorang mahasiswa yang berdomisili di Cikarang Pusat dan tengah berada di kawasan Antapani saat kejadian.
“Korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang dialami,” ucapnya.
Operasi penertiban terus berlanjut. Petugas kembali menerima laporan tentang dua orang yang membawa senjata tajam di kawasan Terminal Antapani.
Saat anggota tiba, anggota Polsek Antapani telah mengamankan satu bilah pisau panjang yang dibuang di lokasi. Kedua remaja tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Mereka diduga masih satu jaringan dengan kelompok Albatros dan terlibat dalam rangkaian aksi yang sama,” imbuh Budi.
Saat ini, aparat tengah mendalami motif dan peran masing-masing remaja dalam gerombolan tersebut. Polrestabes Bandung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli malam guna mencegah aksi geng motor yang meresahkan warga. Polisi juga memberikan tindakan tegas kepada pelaku kejahatan jalanan.
“Jangan buat onar dan teror di Kota Bandung. Kami akan tindak tegas setiap pelaku yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.
Polrestabes Bandung: Debt Collector Dilarang Tarik Kendaraan di Jalan
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






