ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Niat mencari hiburan dan menikmati konser musik, sejumlah pengunjung Tau Tau Festival di Tritan Point, Panyileukan, Kota Bandung justru harus pulang dengan kekecewaan. Sebanyak tujuh sepeda motor dilaporkan hilang saat acara berlangsung pada Sabtu (30/5/2026) hingga Minggu (31/5/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polrestabes Bandung bersama Polsek Panyileukan bergerak cepat melakukan penyelidikan dan kini tengah memburu para pelaku pencurian kendaraan bermotor yang diduga beraksi di lokasi acara.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, membenarkan adanya laporan kehilangan kendaraan saat konser berlangsung.
ADVERTISEMENT
“Ya betul, itu sudah ada laporan di Polsek (Panyileukan). Ada tujuh laporan baik hari Sabtu atau Minggu. Kalau laporan serupa seperti di Tritan Point itu di acara konser lainnya di Bandung, belum ada kasus serupa,” kata Anton dikutip, Senin (1/6/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan sejumlah faktor yang diduga mempermudah aksi pencurian. Salah satunya adalah tidak adanya pengawasan parkir di lokasi tempat kendaraan para pengunjung ditinggalkan.
Anton menjelaskan, meski pengunjung membayar tiket masuk acara, pihak penyelenggara tidak menyediakan area parkir khusus yang diawasi petugas. Akibatnya, kendaraan diparkir secara liar di sekitar lokasi konser.
“Jadi, tak ada yang mengawasi, enggak ada CCTV, ditambah memang di sana setiap kendaraan diarahkan untuk tak dikunci stang. Sehingga, semakin mempermudah pelaku untuk membawa kendaraan,” ujarnya.
Saat ini, kepolisian masih melakukan pengembangan penyelidikan. Bahkan, polisi telah mengantongi petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku dan terus melakukan pengejaran.
“Kami sedang dalam penyelidikan untuk kasus ini. Yang jelas betul kejadiannya seperti itu,” ucapnya.
Dalam video yang beredar di media sosial, para korban tampak mendatangi Polsek Panyileukan untuk membuat laporan. Mereka meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut sekaligus mendorong adanya pertanggungjawaban dari pihak yang mengelola area parkir.
“Jaga Bandung tetap aman. Kami adalah para korban kehilangan motor yang terjadi di kawasan Tritan Point Bandung pada Tau Tau Festival 2026, Sabtu 30 Mei 2026. Oleh karena itu, kami mendesak pihak kepolisian untuk segera usut kasus ini dan identifikasi, serta menangkap pelaku dan meminta pihak pengelola serta petugas keamanan yang bertanggung jawab atas area parkir agar tak lepas tangan,” kata perwakilan korban.
Para korban juga meminta adanya penjelasan yang transparan dan bentuk tanggung jawab yang jelas atas hilangnya kendaraan mereka.
“Semoga kejadian serupa tak menimpa masyarakat atau wisatawan yang berkunjung ke Bandung,” katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat menghadiri konser atau acara yang melibatkan banyak pengunjung. Selain memastikan kendaraan diparkir di lokasi yang aman dan diawasi, pengunjung juga perlu memastikan sistem pengamanan kendaraan tetap digunakan guna mengurangi risiko tindak pencurian.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






