Edukasi

Pesantren Daarul Qur’an Bandung Tegaskan Komitmen Anti-Perundungan dan Sistem Pengasuhan 24 Jam

KORANMANDALA.COM – Pesantren Tahfizh Qur’an Daarul Qur’an Bandung menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan.

Hal itu disampaikan oleh Khairul Razi, selaku Khadim (Pengasuh) yang membawahi sejumlah divisi di pesantren tersebut, termasuk akademik, asrama, dan tahfizh.

Khairul menjelaskan bahwa isu-isu negatif yang sempat menghampiri dunia pesantren justru menjadi bahan evaluasi agar Daarul Qur’an Bandung terus berbenah dan meningkatkan mutu pengasuhan.

ADVERTISEMENT

“Bagi kami, isu negatif menjadi motivasi agar kami semakin baik. Pengawasan terhadap santri kami lakukan 24 jam, dari bangun tidur hingga kembali tidur,” ujarnya.

Muhamad Syahlevi: Zero Bullying Harus Jadi Gerakan Nyata di Setiap Sekolah Bandung

Menurut Khairul, seluruh santri selalu dalam pengawasan dan bimbingan para guru di asrama, guru tahfizh, dan tenaga pendidik akademik. Selain itu, Daarul Qur’an juga memiliki program pembinaan karakter dan kampanye anti-bullying yang rutin dilakukan setiap hari, salah satunya melalui kegiatan Ikrar Santri yang menanamkan nilai ihtiromul kabir war-rahmatul shaghir menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda.

Pesantren juga menerapkan sistem komunikasi aktif dan transparan antara pembina asrama dengan wali santri.

“Kami sering sampaikan, memondokkan anak itu bukan seperti menitipkan kendaraan ke bengkel. Kami harus terus berkomunikasi agar wali santri tahu perkembangan anaknya,” jelasnya.

Khairul menambahkan, pengasuhan dilakukan secara profesional. Setiap guru dan pembina telah dibekali dengan psikotes serta pelatihan psikologi pendidikan seperti metode STIFIN, untuk memahami karakter setiap santri.

“Ada anak yang cukup diberi isyarat kecil sudah paham, ada yang perlu diajak bicara dulu. Semua kami sesuaikan agar pembinaan lebih efektif,” tambahnya.

Melalui sistem pengawasan ketat, pendekatan psikologis, dan komunikasi terbuka, Daarul Qur’an Bandung berharap mampu menjadi pesantren unggulan yang aman, nyaman, dan dipercaya masyarakat.

Koranmandala.com

Recent Posts

Bed RSUD Garut Baru 1.183, Kebutuhan Ideal 2.900

KORAN MANDALA – Kapasitas pelayanan rumah sakit di Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar. Dengan jumlah…

6 jam ago

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

7 jam ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

8 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

8 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

9 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

11 jam ago