ADVERTISEMENT
KoranMandala.com –Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung menggelar Seminar Mansoer Wiratmadja dan FTSP Expo 2025 pada 1–4 Oktober 2025 di Bale Dayang Sumbi, Kampus Itenas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Itenas menuju perguruan tinggi riset dan inovasi bertaraf dunia, dengan menggandeng berbagai mitra dari dalam dan luar negeri.
Acara tersebut diselenggarakan oleh empat program studi di bawah FTSP, yakni Teknik Sipil, Teknik Geodesi, Perencanaan Wilayah dan Kota, serta Teknik Lingkungan.
ADVERTISEMENT
LIPUTAN KHUSUS: Kemacetan Parah di Bandung, Bukti Buruknya Manajemen Transportasi
Rangkaian kegiatan mencakup seminar nasional dan internasional, workshop dan pelatihan drone, pengolahan foto udara, pelatihan SIG SuperMap, SAP 2000, serta pameran teknologi.
Kegiatan ditutup dengan proses sertifikasi keahlian bagi lulusan FTSP Itenas untuk meningkatkan kesiapan kerja para alumni.
Rektor Itenas Prof. Meilinda Nurbanasari, Ph.D. secara resmi membuka kegiatan tersebut. Turut hadir Dean of the School of Road and Bridge Engineering Guanxi, China, serta Ketua LPJK Ir. Taufik Widjoyono, M.Sc., yang turut memberikan sambutan.
Sementara itu, sejumlah tokoh nasional dan internasional menjadi keynote speaker, di antaranya Prof. Dr. rer. nat. Muhamad Aris Marfai, S.Si., M.Sc. selaku Kepala Badan Informasi Geospasial, perwakilan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, serta Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Tanah dan Tata Ruang Kementerian ATR/BPN yang diwakili oleh Direktur Pemetaan Dasar, Yoga Suwarna, S.T., M.Eng.
Dari luar negeri, hadir pula Prof. Josaphat Sri Tetuko dari Chiba University Jepang, Dr. Jeark Principe dari University of the Philippines, Sompratana Rithpring, Ph.D. dari Kasetsart University Thailand, serta Dr. Hendy Fitrian dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.
Kehadiran para pembicara lintas negara ini diharapkan dapat memperluas perspektif global serta membuka peluang kolaborasi internasional di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 249 peneliti mempresentasikan hasil riset di bidang teknik sipil, geodesi dan geomatika, perencanaan wilayah, serta lingkungan. Selain itu, lebih dari 100 poster karya mahasiswa dari Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) turut dipamerkan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






