Daerah

Mulai Dilupakan, ini Kaulinan Jaman Baheula yang Wajib Diketahui

KoranMandala.com – Permainan jaman dulu atau kaulinan jaman baheula sekarang sudah mulai ditinggalkan. Generasi muda saat ini lebih tertarik bermain dengan gawai nya.

Padahal permainan jaman dulu banyak permainan yang secara tidak langsung mengedukasi anak-anak, baik secara fisik atau mental, kesabaran, dan keterampilan.

Jenis permainan jaman dulu diantaranya ada egrang, petak umpet, lompat tali karet, engklek, congklak, layangan, gelas sodor, kelereng, oray orayan, babancahan (ketangkasan menembak tumpukan potongan genteng) gatrik, gundu, encrak dan lainnya.

ADVERTISEMENT

Baca Juga : Manjakan Wisatawan Nagara Hot Spring Experience Tampil Menarik Kini Lagi Viral di Garut

Ada beberapa permaina dulu yang masih ada dan suka dimainkan sampai sekarang seperti, congklak, bola bekel, layangan.

Permainan ada yang bersifat ketangkasan, keterampilan, kecerdasan.

Permainan ketangkasan
Jenis ini menuntut pemain untuk pandai berstrategi seperti permainan galah, bakiak kros, sondah (engklek), babancakan.

Permainan keterampilan.
Permainan ini mengedukasi pemain untuk pintar berhitung contoh congklak, dimainkan oleh dua orang memakai media alat coklak terbuat media dari kayu, besi, plastik (sekarang ini) pada papan coklat ini terdapat tujuh lobang berhadapan dan dua lobang induk berfungsi untuk menyimpan biji coklak hasil akhir dari mengisi lubang coklak, untuk mengisi lubang coklak ini memakai biji bijian, krikil, bekel, dengan jumlah tiap lubang sebanyaki tujuh buah.

Cara bermain diambil biji coklak paling kanan lalu biji/krikil dimasukan satu persatu sampai habis.

Untuk selanjutnya bebas memilih dan berusaha jangan sampai mati. Disinilah butuhnya keterampilan dan kecerdasan dalam menghitung. Sama halnya dengan bola bekel.

Page: 1 2

KoranMandala.com

Published by
Tags: Garut

Recent Posts

Menteri HAM Natalius Pigai Puncaki Survei Menteri Terburuk Kabinet Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai dan Menteri Agraria dan Tata…

8 jam ago

Gol Menit Akhir Mitkov Bikin Persib Tersungkur di Markas Madura

KORAN MANDALA –Persib Bandung harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 dari Madura United pada…

9 jam ago

Aksi Kamisan Cimahi Jadi Ruang Kritik dan Aspirasi Warga

KORAN MANDALA – Aksi Kamisan Cimahi jilid kedua digelar di Alun-Alun Kota Cimahi, Kamis (22/10/2026).…

9 jam ago

Hari Santri Nasional, Sekda Garut Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

KORAN MANDALA – Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk…

11 jam ago

Sumur Warga Mengering, Krisis Air Bersih Melanda Cipageran Cimahi

KORAN MANDALA –Krisis air bersih melanda kawasan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, seiring musim…

11 jam ago

Bau Sampah Ganggu Warga Sindangsari, TPS Dibangun Tanpa Musyawarah

KORAN MANDALA –Tumpukan sampah di Kampung Warungkandang, Desa Sindangsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, dikeluhkan warga…

13 jam ago