Daerah

PT PLN Kucurkan Dana untuk Edu Wisata Perlebahan di Desa Pasawahan Garut

KORANMANDALA.COM – PT PLN Persero hadir di Desa Pasawahan untuk melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan memberikan bantuan kepada para kader desa serta mengembangkan usaha perlebahan madu, pada Selasa siang, 9 Juli 2024.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan termasuk PJ Bupati Garut Drs. Barnaz Adjidin, Ketua TP-PKK Kabupaten Garut Ibu Barnas Adjidin, Ketua Darmawanita Kabupaten Garut Ibu Nurdin Yana, GM PT PLN Vio Jabar Ibu Susiana Mutia, Direktur Utama Heliyora Power Isral, Kadis PMD Kabupaten Garut Wawan Nurdin, Kadis Lingkungan Hidup Jujun Juansah, perwakilan dari Kadis Pariwisata, Camat Tarogong Kaler Rahmat Alamsyah, Kepala Desa Pasawahan Deden Kuswandi, Ketua Yayasan Buana Hijau Sejahtera Rizal Nurrahman, dan tamu undangan lainnya.

Ketua Yayasan Buana Hijau Sejahtera, Rizal Nurrahman, menyampaikan laporan kegiatan yayasan yang berfokus pada pelestarian alam dan lingkungan serta sektor pertanian.

ADVERTISEMENT

Rizal menjelaskan bahwa yayasan ini telah menjalankan berbagai program di Kabupaten Garut selama 12 tahun bersama dengan program TJSL PLN.

Pada tahun 2021, yayasan melaksanakan restorasi lahan untuk mengembalikan fungsi lahan bekas pertambangan pasir di Desa Pasawahan dengan melakukan penghijauan.

Desa Pasawahan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi objek wisata dan pertanian lebah. Oleh karena itu, Yayasan Buana Hijau Sejahtera bekerja sama dengan PT PLN melalui program TJSL untuk mengembangkan desa ini menjadi objek wisata edukatif. Program TJSL ini berkesinambungan dengan dukungan juga dari PT Heliyora, anak perusahaan PLN.

Rizal menegaskan bahwa PT PLN telah memberikan dana sebesar satu miliar rupiah untuk pengembangan edu wisata perlebahan di Desa Pasawahan dari tahun 2021 hingga 2024.

Susiana Mutia, GM PT PLN, menambahkan bahwa PLN tidak akan meninggalkan proyek ini setelah memberikan bantuan, tetapi akan membentuknya menjadi usaha mandiri karena program TJSL bersifat berkelanjutan.

PT Heliyora Power juga memberikan bantuan berupa mesin otomatis untuk pengemasan madu dan bantuan timbangan bayi serta sarana playground untuk eduwisata. Isral dari PT Heliyora berharap acara ini tidak hanya seremonial, tetapi juga mendukung usaha kecil dan menengah di Kabupaten Garut, khususnya dalam pengolahan madu dan pertanian lebah.

Bantuan tersebut diserahkan oleh PJ Bupati Barnas Adjidin dan perwakilan dari PT PLN serta PT Heliyora.

Barnas Adjidin menyampaikan terima kasih kepada PT PLN dan berharap perusahaan tersebut terus maju dan bersinar.

GM PT PLN juga mengajukan permohonan kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pariwisata untuk mengajak anak-anak TK dan SD berkunjung ke edu wisata di Desa Pasawahan.- *** rida

KoranMandala.com

Published by
Tags: GarutPT PLN

Recent Posts

Menteri HAM Natalius Pigai Puncaki Survei Menteri Terburuk Kabinet Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai dan Menteri Agraria dan Tata…

6 jam ago

Gol Menit Akhir Mitkov Bikin Persib Tersungkur di Markas Madura

KORAN MANDALA –Persib Bandung harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 dari Madura United pada…

7 jam ago

Aksi Kamisan Cimahi Jadi Ruang Kritik dan Aspirasi Warga

KORAN MANDALA – Aksi Kamisan Cimahi jilid kedua digelar di Alun-Alun Kota Cimahi, Kamis (22/10/2026).…

7 jam ago

Hari Santri Nasional, Sekda Garut Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

KORAN MANDALA – Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk…

9 jam ago

Sumur Warga Mengering, Krisis Air Bersih Melanda Cipageran Cimahi

KORAN MANDALA –Krisis air bersih melanda kawasan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, seiring musim…

10 jam ago

Bau Sampah Ganggu Warga Sindangsari, TPS Dibangun Tanpa Musyawarah

KORAN MANDALA –Tumpukan sampah di Kampung Warungkandang, Desa Sindangsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, dikeluhkan warga…

11 jam ago