Daerah

Petani Penggarap di Pasirwangi Garut Butuh Sentuhan Pemerintah

KORANMANDALA.COM – Lahan seluas 64 hektar di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, diolah oleh masyarakat setempat tanpa bantuan dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan.

Wawan (55), seorang warga Pasirwangi, menjadi pelopor dan pemimpin dalam penggarapan lahan ini.

“Saya berjuang untuk masyarakat agar mereka memiliki kegiatan positif yang juga mendukung perekonomian. Saya berusaha mendapatkan izin dari Kementerian Perhutani, dan Alhamdulillah, izin berupa SK dari kementerian sudah saya kantongi,” ungkap Wawan.

ADVERTISEMENT

Dengan kecintaannya terhadap alam dan keinginan menjaga kelestarian ekosistem, Wawan mengurus izin untuk menanami lahan seluas 64 hektar dengan berbagai jenis pohon keras dan sayuran. Izin dari kementerian ini memungkinkan penggarapan lahan tanpa gangguan selama 35 tahun.

Namun, sejak izin turun pada tahun 2023, Dinas Kehutanan dan Lingkungan belum memberikan penyuluhan, pendampingan, atau bantuan pembibitan. Semua dilakukan secara mandiri oleh para petani, yang tetap semangat meskipun tanpa bantuan.

Para petani juga menggarap saluran air dan memperbaiki jalan secara mandiri karena jalan merupakan akses penting.
Penggarapan lahan ini dimulai pada tahun 2010 dengan jumlah petani terorganisir sebanyak 1.000 orang, dan mungkin lebih banyak yang belum terorganisir.

Sejak awal, para petani menggunakan biaya sendiri tanpa bantuan dari pihak luar. Lahan seluas 64 hektar ini ditanami berbagai tanaman dan pohon keras, dengan kondisi suhu dingin dan tanah subur yang mendukung pertanian.

Komoditas sayuran yang ditanam meliputi wortel, kubis, kentang, dan cabe rawit. Buah-buahan seperti lemon California, pisang, tomat, dan jeruk ponkam juga ditanam. Untuk tanaman keras, ada kopi, alpukat, dan rencana penanaman durian berkualitas seperti Musang King dan Onceu.

“Saya sangat berharap petani di daerah Pasirwangi ini mendapatkan bantuan berupa penyuluhan, pendampingan, dan pembibitan. Mohon bantuan ini disampaikan kepada yang berhak,” tegas Wawan.- *** rida

 

 

KoranMandala.com

Published by

Recent Posts

Menteri HAM Natalius Pigai Puncaki Survei Menteri Terburuk Kabinet Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai dan Menteri Agraria dan Tata…

5 jam ago

Gol Menit Akhir Mitkov Bikin Persib Tersungkur di Markas Madura

KORAN MANDALA –Persib Bandung harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 dari Madura United pada…

6 jam ago

Aksi Kamisan Cimahi Jadi Ruang Kritik dan Aspirasi Warga

KORAN MANDALA – Aksi Kamisan Cimahi jilid kedua digelar di Alun-Alun Kota Cimahi, Kamis (22/10/2026).…

6 jam ago

Hari Santri Nasional, Sekda Garut Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

KORAN MANDALA – Peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober menjadi momentum untuk…

8 jam ago

Sumur Warga Mengering, Krisis Air Bersih Melanda Cipageran Cimahi

KORAN MANDALA –Krisis air bersih melanda kawasan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, seiring musim…

9 jam ago

Bau Sampah Ganggu Warga Sindangsari, TPS Dibangun Tanpa Musyawarah

KORAN MANDALA –Tumpukan sampah di Kampung Warungkandang, Desa Sindangsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, dikeluhkan warga…

10 jam ago