KORAN MANDALA – Kebakaran melanda dua bangunan berupa rumah dan warung di Jalan Galunggung, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jumat (16/10/2026) pagi.
Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah perlengkapan angkringan hangus terbakar dengan kerugian ditaksir hampir Rp15 juta.
Raka (22), pengelola angkringan tersebut, mengatakan sejumlah perlengkapan usaha yang berada di lokasi terdampak kebakaran. Barang-barang yang rusak di antaranya tenda, kulkas, kompor, kursi, dan meja.
Ia mengaku mendapat kabar mengenai kebakaran itu dari teman-temannya yang biasa nongkrong di angkringan tersebut sekitar pukul 09.00 WIB.
“Saya juga dapat kabar dari teman-teman yang suka nongkrong di sini, ‘warung abah kebakaran,’ katanya. Waduh, sekitar jam 09.00 pagi saya dapat kabar,” kata Raka saat ditemui di lokasi Jumat (16/10/2026).
Menurut Raka, api membesar sekitar pukul 10.00 hingga menjelang pukul 11.00 WIB. Ia menyebut sebagian besar perlengkapan angkringan mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut.
“Kerugiannya banyak, lumayan banyak sih, dari mulai tenda, kompor, sama kulkas juga. Semua udah hangus, sudah enggak bisa dipakai pasti.Tenda enggak juga bisa ” ujarnya.
Selain tenda, sejumlah kursi dan meja yang berada di dalam angkringan juga terdampak. Raka memperkirakan total kerugian dari perlengkapan yang rusak tersebut hampir mencapai Rp15 juta.
“Mungkin kalau dihitung hitung yaa kerugiannya capai 15 juta adaa itu sampai” ucapnya.
Raka menjelaskan, angkringan tersebut mulai dibuka pada Juli 2026. Namun, usaha itu tutup sementara pada September karena konsepnya belum sepenuhnya siap.
Ia dan rekannya berencana kembali membuka angkringan tersebut pada akhir Oktober 2026. Kebakaran yang terjadi sebelum rencana pembukaan kembali itu membuat sejumlah perlengkapan usaha harus diganti atau diperbaiki.
“Awal buka Juli 2026. Setelah itu September kita tutup dulu, soalnya masih belum ful konsep” kata Raka.
Terkait kejadian tersebut, Raka berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam menyimpan barang yang mudah terbakar serta menggunakan peralatan listrik untuk mencegah kejadian serupa.
“Ya paling lebih hati-hatilah dalam menyimpan barang kayak gas, terus yang mudah terbakar, sama listrik-listrik juga kan itu pemicu buat kebakaran,” tuturnya.
