KORAN MANDALA – Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Stasiun Bandung, Jalan Stasiun Timur, Kebon Jukut, Kota Bandung, dikeluhkan pengguna jalan kaki.
Berdasarkan pantauan Koran Mandala, Kamis (15/10/2026), sejumlah anak tangga berbahan besi tampak telah diperbaiki dan dicat silver. Namun, perbaikan tersebut belum menyeluruh karena masih ditemukan bagian tangga yang berlubang, hilang dan rusak.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang menggunakan JPO untuk menyeberang, terutama karena kerusakan tangga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.
Salah seorang pengguna JPO, Lala (22), warga Kabupaten Bandung Barat, mengatakan perbaikan yang telah dilakukan masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, kondisi tangga harus lebih diperhatikan karena fasilitas tersebut digunakan banyak orang, termasuk orang lanjut usia.
“Kalau dilihat memang ada sedikit perbaikan, ya. Sarannya kayak lebih dibagus-bagusin lagi, soalnya takutnya membahayakan. Soalnya kan banyak lalu lalang, ya, apalagi banyak orang tua yang mengakses di JPO ini,” ujar Lala saat ditemui, Kamis (15/10/2026).
Ia bahkan mengungkapkan ibunya hampir terpeleset ketika hendak menggunakan JPO tersebut.
“Iya, tadi juga kan ibu saya hampir jatuh,mau kepeleset,” katanya.
Lala berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar pengguna tidak khawatir saat melintasi JPO.
Jika perbaikan belum bisa dilakukan sepenuhnya, ia menyarankan agar pengelola memasang tanda peringatan bagi pengguna.
“Harapannya lebih diperbaiki lagi ataupun dikasih plang tanda mungkin gitu ya, Teh, untuk hati-hati menggunakan JPO ini,” tuturnya.
Keluhan serupa disampaikan Yeni (55), warga asal Purwakarta. Ia menilai kondisi tangga JPO yang tinggi dan berlubang membuat pengguna khawatir saat melintas.
“Iya, terlalu tinggi kalau menurut saya,terus pada bolong-bolong, saya juga aga takut yaa” ujar Yeni.
Menurut Yeni, aspek keselamatan seharusnya menjadi perhatian utama dalam pemeliharaan fasilitas penyeberangan tersebut. Terlebih, ia menilai penerangan di sekitar JPO masih kurang.
“Ya harusnya kan harus safety, ya. Takutnya membahayakan, apalagi kalau malam- malam ditambah penerangannya juga kurang,” katanya.
Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar masyarakat dapat menggunakan JPO dengan aman dan nyaman.
“Ya, harapannya ya diperbaiki, ya. Biar untuk keamanan dan kenyamanan,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyampaikan bahwa perbaikan JPO di dekat Stasiun Bandung mulai dilakukan pada Selasa (13/10/2026).
Berdasarkan pantauannya saat itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah memulai perbaikan dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung juga berada di lokasi.
“Alhamdulillah hari ini berdasarkan pantauan, proses perbaikan JPO di dekat stasiun Bandung sudah mulai diperbaiki oleh pihak KAI dan ada juga petugas @bdg.dishub di lokasi,” ujar Asep, Selasa (13/10/2026).
Ia berharap pemeliharaan JPO dilakukan secara rutin agar fasilitas tersebut tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.
“Semoga proses pemeliharaan bisa rutin sehingga JPO tersebut bisa aman dan nyaman bagi warga yang menggunakan fasilitas tersebut,” tuturnya
