KORAN MANDALA – Rencana penebangan pohon jati di sekitar Situ Cigangsa, Kabupaten Purwakarta, dikeluhkan warga karena dikhawatirkan berdampak terhadap kondisi lingkungan di kawasan tersebut.
Keluhan warga tersebut mendapat respons dari Bupati Purwakarta Saipul Bahri Binzein atau Om Zein. Ia menyatakan akan mengecek terlebih dahulu kebenaran informasi mengenai rencana penebangan pohon tersebut kepada pihak Perhutani.
“Om Zein akan berusaha menanyakan, mengecek kebenarannya terkait informasi tersebut pada pihak Perhutani. Jangan sampai informasi ini adalah informasi hoaks,” ujar Om Zein, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, kawasan pohon jati yang dimaksud berada di atas lahan milik Perhutani. Karena itu, Pemkab Purwakarta akan berkoordinasi dengan pihak Perhutani untuk memastikan informasi mengenai rencana penebangan tersebut.
Om Zein juga menyebut sebelumnya telah ada komitmen secara lisan dengan pihak Perhutani agar pohon jati di sekitar Situ Cigangsa tidak ditebang. Komitmen tersebut berkaitan dengan upaya menjaga ekosistem kawasan.
“Pohon jati yang ada di sekitar Situ Cigangsa untuk tidak ditebang, demi menjaga ekosistem lingkungan yang ada di sekitar Situ Cigangsa,” katanya.
Ia meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan informasi mengenai rencana penebangan sebelum dilakukan pengecekan.
“Sabar ya, nanti Om Zein cek dulu informasinya. Om Zein yakin pihak Perhutani akan memegang teguh komitmen untuk tidak menebang pohon jati yang ada di sekitar Situ Cigangsa,” tuturnya.
Pemkab Purwakarta selanjutnya akan memastikan informasi tersebut melalui komunikasi dengan Perhutani. Pemeriksaan itu diperlukan untuk mengetahui status rencana penebangan serta pengelolaan pohon jati di sekitar Situ Cigangsa.
