UMKM Desa Bojong Barat memperkuat branding melalui banner usaha
KORAN MANDALA – Kemajuan ekonomi desa tidak hanya ditentukan oleh bertambahnya pelaku usaha, tetapi juga kemampuan UMKM beradaptasi dengan perkembangan zaman. Hal itu mulai dilakukan sejumlah pelaku UMKM di Desa Bojong Barat, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Para pelaku usaha mulai memperkuat identitas usahanya melalui media promosi yang lebih menarik dan informatif. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM desa agar mampu berkembang dan mengikuti persaingan di era digital.
Selama ini, sejumlah usaha rumahan di Desa Bojong Barat masih mengandalkan pelanggan tetap serta promosi dari mulut ke mulut. Meski memiliki produk berkualitas, sebagian pelaku usaha belum memiliki identitas visual seperti banner atau papan nama.
ADVERTISEMENT
Kondisi tersebut membuat keberadaan usaha mereka belum banyak dikenal masyarakat secara luas. Melihat potensi itu, hadir program pendampingan yang membantu pelaku UMKM membuat desain banner sebagai identitas sekaligus media promosi usaha.
Ketua pelaksana kegiatan, Adid Fadilah, mengatakan penguatan branding menjadi salah satu langkah awal untuk meningkatkan daya saing UMKM desa.
“Potensi UMKM di Desa Bojong Barat sangat besar. Yang dibutuhkan saat ini bukan hanya peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana usaha-usaha tersebut memiliki identitas yang jelas sehingga lebih mudah dikenal masyarakat. Dari situ diharapkan peluang penjualan juga semakin meningkat,” ujar Adid Fadilah
Menurut Adid, keberadaan banner usaha yang menarik dapat memberikan dampak bagi perkembangan UMKM. Identitas yang jelas membuat usaha lebih mudah ditemukan, diingat, sekaligus dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.
Penguatan branding juga dinilai tidak sekadar memperbaiki tampilan usaha. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya transformasi ekonomi desa dengan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Di tengah perkembangan teknologi informasi, pelaku UMKM desa juga perlu mulai membangun citra usaha yang lebih modern. Identitas visual dapat menjadi langkah awal agar produk lokal lebih siap dipromosikan melalui berbagai platform digital.
Dengan demikian, pemasaran produk tidak lagi terbatas pada lingkungan sekitar desa. Jangkauan pasar diharapkan dapat semakin luas dan berdampak terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha serta perekonomian masyarakat.
Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi desa tidak selalu harus dimulai dari investasi besar. Penguatan identitas usaha melalui branding menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat membantu UMKM lebih mandiri, adaptif, dan mampu menghadapi persaingan pasar.
Desa Bojong Barat diharapkan dapat terus mendorong pengembangan UMKM lokal agar tidak hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga identitas usaha yang kuat dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…
KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…
KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…